Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

Industri Game Indonesia Tumbuh Pesat, Ini Harapan Sandiaga

Shinta Galih,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Industri Game Indonesia Tumbuh Pesat, Ini Harapan Sandiaga
Image: Ilustrasi main game (Xiaomi)

Jakarta - Industri game dan eSports Tanah Air tumbuh pesat beberapa tahun terakhir dan tren ini akan berlanjut di 2022.

Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), industri game menjadi salah satu industri yang tetap tumbuh di saat pandemi COVID-19 dan menyumbang Rp24,88 triliun atau sekitar 2,19% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia di 2020. Alhasil menempatkan industri game di posisi ketujuh penyumbang terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia.

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan bahwa di tengah pertumbuhan negatif PDB ADHK sebesar minus 2,39%, subsektor game justru menjadi pandemic winner dengan mengalami pertumbuhan sebesar 4,47%. 

"Harapannya pelaku ekonomi kreatif digital subsektor permainan dapat menambah wawasan, saling berbagi pengalaman dan menjadi langkah awal kolaborasi guna mengembangkan ekosistem subsektor game Indonesia,” ujar Sandiaga.

Besarnya potensi industri game tanah air juga terlihat dari hasil riset oleh sejumlah lembaga internasional yang menunjukkan tren pertumbuhan. 

Menurut Statista, jumlah pemain game online di Indonesia mencapai 54,7 juta pada 2020, 24% meningkat dibandingkan pada tahun 2019 sebanyak 44,1 juta. 

Sementara menurut Newzoo, Indonesia ada di posisi delapan industri industri mobile game dunia dengan nilai mencapai US$1,5 miliar atau Rp 21,6 triliun.

Data juga menunjukkan porsi unduhan mobile game Indonesia sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. Indonesia ada di posisi ketiga dunia setelah India dan Brazil dalam hal jumlah unduhan mobile game.

Menurut Sensor Tower, jumlah unduhan mobile game di Indonesia pada kuartal pertama 2021 tumbuh 26% mencapai 790 juta unduhan dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya sebanyak 628 juta unduhan. 

Meningkatnya jumlah pengguna maupun unduhan juga diikuti oleh tren peningkatan transaksi pembelian voucher game, sebagaimana terjadi di dompet digital DANA yang menjadi mitra pembayaran untuk distributor game terkemuka. 

Berdasarkan pemantauan DANA, pembelian voucher game menunjukkan tren positif dengan rata-rata pengguna aktif bulanan terus meningkat hingga 127,33% di tahun 2021 serta lonjakan transaksi hingga 103,95% di Oktober 2021. Bahkan, jika dibandingkan dengan Oktober tahun lalu, peningkatannya mencapai 28,42%.

“Pemanfaatan transaksi digital kini makin esensial untuk mendukung gaya hidup masyarakat masa kini, termasuk hiburan daring serta pencapaian prestasi melalui game online dan eSports,” ujar Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait