menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URoto

Ini 7 Momen yang Tepat untuk Ganti Mobil Baru

Anisa Kurniasih,
5 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ini 7 Momen yang Tepat untuk Ganti Mobil Baru
Image: Ilustrasi membeli mobil baru (Lifepal)

Jakarta - Bagi sebagian orang, mobil pribadi adalah sebuah aset namun ada juga yang menganggap jika mobil adalah kebutuhan penting untuk sehari-hari.

Mobil memiliki masa layak pakai yang berbeda-beda. Itu mengapa terkadang beberapa orang mengganti mobilnya dalam jangka waktu tertentu atas alasan perubahan kebutuhan maupun sekedar keinginan belaka.

Namun, perlu diketahui nih Urbanreaders bahwa mengganti mobil lama ke baru tentu membutuhkan pertimbangan finansial. Kamu harus menunggu momen yang tepat agar tidak menguras kantong secara tiba-tiba karena sekedar keinginan sesaat saja.

Berikut adalah 7 saran dari Lifepal mengenai kapan saja momen yang tepat saat kamu memutuskan untuk mengganti mobil.

1. Jika Pindah Tempat Tinggal ke Zona Rawan Banjir 

1606193426-Ilustrasi-mobil-banjir.jpgSumber: Ilustrasi banjir. (quartz)

Ada banyak alasan mengapa seseorang harus berpindah tempat tinggal. Bisa jadi karena dirinya dimutasi oleh perusahaannya ke kota lain, atau membeli aset properti dengan harga terjangkau. Cukup nahas bila kita baru saja menyadari, banyak akses di tempat tinggal baru kita adalah wilayah rawan banjir.

Nah, jika saat ini kamumemiliki mobil sedan, hatchback, atau city car, maka sebaiknya mengganti mobil ke minibus atau SUV dengan ground clearance lebih tinggi adalah hal yang tepat dilakukan. 

Pasalnya, jika memakai mobil dengan ground clearance pendek di wilayah tersebut justru akan menimbulkan masalah di musim hujan. Ingat, biaya perbaikan atas kerusakan mobil terkait banjir juga tidak murah.

2. Saat Momongan Bertambah

1601527006-mobil-keluarga-1.jpgSumber: Ilustrasi mobil keluarga (Freepik)

Mobil lima penumpang mungkin masih nyaman digunakan untuk keluarga muda, atau keluarga kecil dengan satu orang anak. Namun apa kabarnya jika momongan sudah bertambah satu dan anggota keluarga menjadi 4 orang?

Besar kemungkinan, mobilmu saat ini akan terasa sempit dan tidak lagi nyaman dipakai bepergian sekeluarga. Alasan tersebut bisa menjadi momen yang pas untuk mengganti mobil berkapasitas 7 penumpang

3. Saat Suku Cadang Mobil Mulai Langka dan Perawatan Mahal

1601457062-overheat-mobil-5.jpgSumber: Mobil overheat (Freepik)

Semakin tua mobil maka semakin banyak pula suku cadang yang harus diganti. Selain itu, kondisi mobilmu pun tidak lagi sama seperti saat masih baru. Sama halnya dengan manusia. Makin tua usia, makin tinggi ancaman penyakit kritis yang muncul dan mengancam nyawa kita.

Tidak menutup kemungkinan, suku cadang dari mobil yang kita miliki menjadi semakin sulit dicari di pasaran. Kondisi mesin yang sudah tak prima pun membuat kita harus bolak-balik bengkel, yang akhirnya menguras tabungan kita sendiri. 

Dalam kondisi ini, tidaklah salah untuk mempertimbangkan diri mengganti mobil baru. 

4. Ketika Punya Dana yang Cukup

1601732753-Ilustrasi-beli-mobil-1.jpgSumber: Ilustrasi beli mobil online. (Freepik)

Gantilah mobil dengan yang baru jika memang kondisi keuanganmu cukup sehat, guys. Hal itu ditunjukkan dari jumlah ketersediaan uang tabungan saat ini. 

Namun, jika mengganti mobil baru akan berdampak menghabiskan seluruh tabungan dan dana darurat, maka urungkanlah niat tersebut.

Carilah alternatif mobil yang yang lebih murah atau kumpulkanlah dana terlebih dulu sebelum membeli.

Kamu pun bisa mencoba opsi tukar tambah mobil lama dan baru, atau menjual mobil lama terlebih dulu agar mendapat tambahan dana yang signifikan. 

5. Saat Estimasi Perawatan dan Operasional Mobil Baru Terjangkau

1602657826-mobil-lecet-1.jpgSumber: Ilustrasi mobil baret (Freepik)

Sejatinya, sah-sah saja membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi dari yang Anda miliki saat ini. Asalkan penghasilanmu juga sudah bertambah dengan cukup signifikan.

Jangan hanya karena faktor keinginan, kamu mengabaikan faktor keuangan dan memaksakan diri untuk membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi. 

6. Ketika Pajak mobil Baru Lebih Terjangkau 

1599542302-ilustrasi-naik-mobil.jpgSumber: Ilustrasi mengendarai mobil (Freepik)

Bukan hanya spesifikasi, biaya perawatan, dan harga suku cadang yang harus Anda perhatikan. Besaran pajak tahunan juga tidak boleh luput dari perhatian loh. 

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pengeluaran yang bersifat wajib dibayarkan. Ketika pajak mobil barumu terlampau tinggi, maka pengeluaran pasif kamu pertahun juga akan semakin tinggi.

7. Saat Siap Membayar Premi Asuransi Mobil

1601732712-Ilustrasi-beli-mobil-2.jpgSumber: Ilustrasi beli mobil online. (Freepik)

Mobil tanpa asuransi mobil tentu saja tidak lengkap karena hanya asuransi lah satu-satunya yang bisa memberikan perlindungan atas kerugian finansial, terhadap segala risiko. 

Ada beberapa komponen yang harus diketahui yang berkaitan dengan besaran premi asuransi mobil. Pertama adalah wilayah (domisili mobil), kedua adalah kategori harga mobil, dan yang terakhir adalah jenis asuransi yang dipilih yaitu All Risk (comprehensive) atau Total Loss Only (TLO).

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75% dari harga mobil. 

Itulah 7 saran mengenai kapan kamu diperbolehkan untuk mengganti mobil lama dengan yang baru. 

Pada dasarnya, selama pergantian mobil yang kamu lakukan sudah berdasarkan kebutuhan, maka tidak ada yang salah atas hal tersebut.

Selalu ingat bahwa, mobil pribadi bukanlah aset investasi, nilai mobil akan mengalami depresiasi di masa yang akan datang. 

Mengganti mobil tentu harus melalui pertimbangan finansial, jangan membeli karena dorongan emosional atau keinginan belaka, tanpa ada perhitungan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait