menu
user
URsport

Inter Milan Ngamuk, Kota Mode Biru Hitam Lagi

Rezki Maulana,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Inter Milan Ngamuk, Kota Mode Biru Hitam Lagi
Image: Inter Milan menguasai puncak Serie A usai kalahkan AC Milan 3-0 (Twitter @RomeluLukaku9)

Milan - Inter Milan mengamuk dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama mampu melibas AC Milan dalam Derby della Madonnina. Nerazzurri menutup laga dengan kemenangan 3-0!

Inter dan Milan kembali bertemu pada derby jilid ketiga musim ini, setelah pada paruh pertama musim yang dimenangi Merah-Hitam dengan skor 2-1 sebelum Biru Hitam membalas dengan skor serupa di perempatfinal Coppa Italia Januari lalu.

Laga di San Siro. Minggu (21/2/2021) malam WIB, jadi duel yang panas karena ini untuk pertama kalinya juga, Milan dan Inter bertemu dalam statusnya sebagai tim dua besar. Kali terakhir kondisi demikian adalah musim 2010/2011 saat Milan jadi juara.

Milan tanpa Ismail Bennacer sehingga menurunkan Franck Kessie dan Sandro Tonali di lini tengah. Inter yang kondisinya lebih segar memainkan duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez di lini serang.

Inter yang mengambil inisiatif serangan mampu unggul cepat pada menit kelima. Lukaku mendapat ruang di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang ke depan gawang. Lautaro yang berdiri bebas dengan mudah menanduk bola dan Gianluigi Donnarumma cuma terpaku melihat gawangnya bobol.

Gol Lautaro adalah yang tercepat bersarang di gawang Milan musim ini dan jadi gol sundulan ketiga pemain asal Argentina itu, terbanyak di liga.

Gol ini membuat Inter lebih pede menguasai pertandingan dan menekan pertahanan Milan. Zlatan Ibrahimovic yang diandalkan di lini serang juga tidak mampu berbuat banyak untuk Milan.

Di awal babak kedua, Ibrahimovic dan Sandro Tonali sempat bikin peluang, tapi bisa digagalkan Samir Handanovic yang membuat delapan saves di laga ini. Milan yang keasyikan menyerang malah kebobolan di menit ke-57.

Christian Eriksen memberikan umpan pendek kepada Ivan Perisic yang  menusuk dari sisi kiri dan meneruskannya lagi ke tiang dekat. Lautaro dengan mudah menyontekanya dari jarak dekat. Lautaro sudah bikin 13 gol dan empat assist musim ini, lebih banyak ketimbang musim lalu.

Unggul 2-0 bikin Inter terus menekan pertahanan Milan. Lukaku unjuk gigi juga pada menit ke-66 saat mendapat bola di tengah lapangan, dan kemudian melakukan solo run hingga kotak penalti Milan, sebelum menyepak ke pojok kanan gawang.

Lukaku bikin rekor sebagai pemain pertama yang bikin gol di lima derby Milan beruntun di seluruh kompetisi, termasuk empat laga beruntun di Serie A yang turut menyamai rekor Benito Lorenzi pada 1950.

Inter sukses membawa pulang kemenangan 3-0 sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Serie A dengan 53 poin, unggul empat angka dari Rossoneri. 

Inter untuk pertama kalinya mengalahkan Milan dengan minimal 3 gol atau lebih, setelah terakhir bareng Jose Mourinho saat menang 4-0 Agustus 2009.

Dengan kondisi seperti ini, bisakah Inter Milan menuntaskan musim sebagai juara? Kita tunggu saja.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait