Hot News

Jakarta - Menjaga manner atau tata krama dalam pergaulan dan hubungan sosial, sangat penting dilakukan. Apalagi, kamu kan sudah dewasa, guys. Tata krama biasanya diajarkan orang tua sejak kita masih kanak-kanak.

Sehingga, seharusnya saat dewasa, kita sudah terbiasa melakukan hal-hal yang secara umum dijadikan sebagai standar kesopanan atau kesantunan. Tentunya kamu nggak mau kan dianggap nggak tahu sopan santun?

Nah, untuk menjaga tata krama yang baik, kamu bisa mulai dari menghindari kebiasaan-kebiasaan ini, guys.

Mengumbar Aib Orang Lain

Cerita memalukan atau masa lalu yang buruk dari orang lain, sering jadi bahan gosipan yang seru. Tapi, meski itu lucu atau sebagai bahan candaan aja, mengumbar aib orang lain adalah hal yang tidak baik dilakukan, guys.

1596184686-umbar-aib.jpgSumber: Freepik

Apalagi, jika itu kamu katakan di depan orang-orang yang baru kamu kenal. Kamu bisa dicap sebagai ‘ember bocor’ atau ‘tukang nyinyir’ yang suka menjelekkan orang lain.

Pakai Emoji untuk E-mail Formal

Kadang kala saking akrabnya sama teman kerja, kamu mengekspresikan perasaan dan menambah nuansa pada kalimatmu dengan emoji. Eits, tunggu dulu, guys. Untuk e-mail pekerjaan, sebaiknya kamu tidak menggunakan emoji apapun.

1596184714-emoji-di-email.jpgSumber: Freepik

Penggunaan emoji atau stiker bikin kesan kamu kekanak-kanakan dan kurang profesional. Perlu dipertimbangkan, e-mail kamu bisa berlanjut ke bagian lain, ke atasan, bahkan ke mitra kerja di perusahaan lain. Kan nggak lucu tuh, waktu scroll ke bawah, mereka menemukan interaksi dari e-mail kamu yang beremoji.

Pakai Bahasa Informal di Chat Group Pekerjaan

Zaman sekarang setiap proyek biasanya punya group chat masing-masing. Di dalam group itu nggak hanya teman satu tim, namun juga bisa dari bagian lain dan juga partner kerja. Meski lewat chat, sebaiknya kamu tetap menggunakan bahasa yang formal.

1596184706-chat.jpgSumber: Freepik

Hindari menyingkat kata dan menggunakan istilah-istilah yang tidak baku seperti ‘aq’ (untuk mengganti kata ‘aku’), ‘coz’ (untuk mengganti kata ‘because’) dan lain-lain. Untuk urusan pekerjaan atau bicara dengan orang yang belum dikenal, gunakanlah kata-kata yang baku, formal, dan hindari terlalu banyak singkatan.

Too Much Information

Memberikan informasi yang terlalu detail dan nggak perlu diketahui orang banyak, juga mesti kamu hindari, guys. Lebih-lebih di media sosial.

1596184807-too-much-info.jpgSumber: Freepik

Selain nggak semestinya, memberikan detail aktivitas keseharianmu, kehidupan pribadimu, hingga kondisi emosional kamu, bakal membahayakan dirimu sendiri. Kamu bisa menghadapi berbagai risiko keamanan, seperti pencurian identitas, masalah privasi, hingga masalah di tempat kerja.

Tidak Peduli dengan Orang Lain

Kepedulian pada orang lain bisa ditunjukkan lewat hal-hal kecil, guys. Sebagai contoh, menyapa petugas keamanan di kantor, berterima kasih pada OB yang membersihkan meja kerjamu, atau dalam situasi saat ini, menggunakan masker di tempat umum.

1596184722-tidak-peduli.jpgSumber: Freepik

Selain itu, kepedulian juga bisa kamu tunjukkan melalui cara kamu menggunakan ponsel. Hindari berbicara lewat loudspeaker saat kamu di tempat umum, dan lepas earphone kamu saat berbicara dengan orang lain.

 


Loading ..