menu
user
URguide

Jangan Langsung Emosi! Ini 5 Cara Hadapi Si Pembohong

Itha Prabandhani,
8 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Jangan Langsung Emosi! Ini 5 Cara Hadapi Si Pembohong
Image: Ilustrasi pembohong. (freepik)
Berita Terkait

    Jakarta - Berurusan sama orang yang suka bohong memang bakal makan hati banget. Seorang pembohong sepertinya sulit banget buat bicara jujur dan selalu punya cara untuk menutupi segala sesuatu.

    Ada beragam alasan kenapa seseorang melakukan kebohongan. Misalnya, demi terlihat baik, demi mendapatkan apa yang mereka inginkan, atau karena mereka sudah terbiasa berbohong dan menganggap apa yang ada dalam benaknya adalah sebuah kebenaran.

    Biar nggak terus-terusan jadi korban, menghadapi si pembohong perlu trik khusus, guys. Trik ini diperlukan supaya kamu bisa menghadapi kelakuan buruk orang itu.

    Meski mengubah kebiasaan bohongnya akan sulit dilakukan, setidaknya si pembohong bakal kapok untuk bohongi kamu lagi. Gimana caranya? Yuk, simak tips-tips berikut ini!

    1. Cari Bukti Pendukung

    1594873774-cari-bukti.jpgSumber: Ilustrasi pembohong. (freepik)

    Orang yang berbohong biasanya akan lupa dengan detail informasi kebohongannya. Karena itu, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memperhatikan detail kebohongannya.

    Sesudah itu, carilah bukti-bukti pendukung yang dapat melawan perkataannya. Misalnya, si pembohong bilang bahwa ia pernah berlibur ke Korea dan mengunjungi satu tempat tertentu.

    Carilah informasi detail mengenai tempat itu dan tes pengetahuan dia berdasarkan ceritanya. Kalau dia gugup dan tidak tahu, dia bakalan malu sudah ketauan bohongnya.

    2. Hadapi Secara Langsung

    1594873800-hadapi-langsung.jpgSumber: Ilustrasi pembohong. (freepik)

    Sesekali cobalah untuk menghadapi kebohongannya secara langsung. Temui dia secara empat mata dan katakan bahwa kamu tahu kebohongannya.

    Kalau dia berusaha menjelaskan alasannya dan meminta maaf telah berbohong, kamu bisa menghentikan konfrontasi ini.

    Ini adalah pelajaran yang baik untuk dia dan seharusnya dia nggak berani lagi berbohong padamu.

    3. Diam Saja

    1594873821-diam.jpgSumber: Ilustrasi pembohong. (freepik)

    Saat kebohongan yang diucapkan si pembohong sudah nggak masuk akal dan mengada-ada, kamu tak perlu menanggapinya dengan membela diri maupun mempertahankan ego dan nama baik.

    Apalagi, kalau yang melakukan kebohongan ini adalah teman kerja. Reputasimu jauh lebih penting daripada mengurusi kebohongan yang receh.

    Lagipula, bersikap konfrontatif di tempat kerja, bisa membuat orang malah berpikir kamu kurang profesional dan sama aja levelnya dengan si pembohong.

    Alih-alih berdebat, cukup tunjukkan sikap bahwa kamu tidak seperti yang diucapkan si pembohong.

    4. Pura-pura Bodoh

    1594873841-pura-pura.jpgSumber: Ilustrasi pembohong. (freepik)

    Saat si pembohong mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal, kamu bisa berpura-pura tidak paham maksudnya dan terus menanyakan detil pernyataannya.

    Terus gali dan kejar faktanya sampai dia kewalahan sendiri untuk mengarang cerita. Ini bisa kamu lakukan saat si pembohong mencoba mempermalukan kamu di depan orang banyak.

    5. Maafkan dan Melupakan

    1594873859-maafkan.jpgSumber: Ilustrasi pembohong. (freepik)

    Tak jarang orang menjadi pembohong karena memiliki masalah dengan dirinya sendiri dan kehidupannya.

    Kalau kamu bisa mencari tahu apa alasan yang membuat si pembohong gemar sekali mengarang cerita, mungkin kamu bakal bisa mengerti.

    Jika kebohongan ini nggak berakibat fatal buat kehidupanmu, maafkan dan lupakan saja.

    Menjadi lebih positif akan lebih menenangkan batin ketimbang menanggapi orang yang bermasalah dengan mentalnya.

    Komentar
    paper plane