Hot News

Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melaporkan empat daerah di wilayah setempat masih berada dalam zona merah COVID-19 dengan total terkonfirmasi positif mencapai 39.181 kasus pada Rabu (16/9/2020).

Artinya keempat daerah di Jatim ini memiliki risiko kenaikan kasus yang tinggi, guys.

Berdasarkan data terkini situasi COVID-19 di Jatim yang diterima Urbanasia dari Gugus Tugas Jatim pada Rabu malam, empat daerah dalam zona merah itu di antaranya Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Banyuwangi.

Sementara, 28 kabupaten dan kota lain di Jawa Timur masih berada di zona oranye atau risiko kenaikan kasus sedang. Mereka di antaranyabadalah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Bondowoso.

Baca Juga: Sosialisasi Pergub Jatim 53 Tahun 2020, Sanksi Berlaku 21 September

1600319072-zonasi-COVID-Jatim.JPGSumber: Peta sebaran zonasi COVID-19 di Jawa Timur, Rabu (16/9/2020) (Humas Pemprov Jatim)

Selanjutnya ada Kabupaten Blitar, Kabupaten Magetan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jombang, Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Madiun, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Batu, dan Kota Madiun.

Sisanya, enam kabupaten telah berada di zona kuning dengan risiko kenaikan kasus rendah. Mereka adalah Kabupaten Trenggalek, Pamekasan, Sumenep, Tulungagung, Pacitan, dan Sampang.

Masih dari data yang sama, diketahui bahwa telah terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim. Dengan adanya 372 kasus baru, total kumulatif terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim saat ini telah mencapai 39.181 kasus.

Dari jumlah tersebut, 4.729 orang diantaranya masih dalam perawatan. Sementara 31.585 pasien telah sembuh dan 2.867 orang lainnya meningga dunia.


Loading ..