beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Kasus COVID-19 Melonjak, Ribuan Nakes di Singapura Mengundurkan Diri

Nivita Saldyni,
3 November 2021 13.36.47 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kasus COVID-19 Melonjak, Ribuan Nakes di Singapura Mengundurkan Diri
Image: ilustrasi tenaga kesehatan. (Freepik/teksomolika)

Jakarta – Krisis tenaga kesehatan (nakes) tengah terjadi di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Singapura. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya jumlah nakes yang mengundurkan diri.

Menteri Kesehatan Singapura, Janil Puthucheary mengatakan kondisi ini lebih buruk daripada tahun 2020. Pada paruh pertama 2021 tercatat ada sekitar 1.500 nakes yang mengundurkan diri dari pekerjaannya, jika dibandingkan dengan sekitar 2.000 per tahun sebelum pandemi.

“Tingkat pengunduran diri tenaga kesehatan tahun ini naik di tengah krisis tenaga kerja di rumah sakit,” kata Puthucheary seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA), Rabu (3/11/2021).

Dari ribuan nakes yang mengundurkan diri itu, hampir 500 di antaranya merupakan dokter dan perawat yang merupakan warga negara asing (WNA). Jumlah ini lebih banyak dibandingkan sekitar 500 nakes selama 2020 dan sekitar 600 nakes selama 2019.

Puthucheary menjelaskan bahwa sebagian besar nakes mengajukan pengunduran diri dengan alasan pribadi. Seperti migrasi atau pulang kembali ke negara asal mereka masing-masing.

Kondisi ini, kata Puthucheary, seperti marathon yang tak berujung bagi para nakes yang masih bertahan. Pasalnya keadaan ini membuat mereka akan semakin kewalahan dan kelelahan, baik secara fisik, mental maupun emosional karena jam kerja yang semakin tak masuk akal.

“Oleh karena itu, tidak heran jika tingkat pengunduran diri (nakes) meningkat tahun ini,” pungkasnya.

Oleh karena itu, rumah sakit di Singapura telah berusaha meminimalkan jumlah nakesnya yang lembur. Pada September lalu misalnya, perawat bekerja rata-rata 160 hingga 175 jam per bulannya.

Selain itu Puthucheary juga mengatakan bahwa pihaknya telah membuka kesempatan bagi lebih banyak relawan yang bergabung dengan SG Healthcare Sorps dan bekerja dengan rumah sakit swasta untuk meringankan beban nakes di rumah sakit umum. Kementerian Kesehatan juga telah membuka lowongan nakes dari luar negeri.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait