Hot News

Jakarta - Bagi Urbanreaders yang baru saja lulus SMA/K dan bingung memilih jurusan, ada baiknya kalian mencoba mengambil jurusan Aktuaria. 

Meskipun jurusan ini terbilang baru, tetapi peluang kerja dan gaji yang diterima sangat menjanjikan loh!

Dikutip dari laman Jurusanku, Aktuaria merupakan ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang. 

Ilmu aktuaria mempelajari terkait kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. 

Di luar negeri profesi aktuaris termasuk kelompok profesi elit dengan gaji sangat besar, sama halnya dengan Indonesia loh.

Lantas, setelah lulus dengan jurusan Aktuaria, bisa kerja di mana sih?

Aktuaria sangat dibutuhkan di industri asuransi dan bidang keuangan lainnya. Seperti misalnya, asuransi jiwa, kesehatan, tunjangan karyawan (tunjangan hari raya, tunjangan anak, tunjangan pendidikan, pensiun, pesangon), manajemen risiko, kebakaran, bencana, dan lain-lain. 

Atau kalian bisa memilih beberapa profesi dengan jurusan Aktuaria yang dilansir laman Renesia.com.

1. Aktuaris

Pemerintah baru-baru ini mewajibkan setiap perusahaan asuransi minimal harus memiliki seorang aktuaris, dengan demikian kebutuhan akan lulusan aktuaria pun melonjak. Faktanya, sebuah perusahaan asuransi kadang memerlukan beberapa atau bahkan puluhan aktuaris.

Sayangnya, jumlah aktuaris di Indonesia masih sangat sedikit. Terlebih, perusahaan non-asuransi pun membutuhkan tenaga mereka. 

Setidaknya ada 300 hingga 400 tenaga aktuaris saat ini, namun nyatanya dari jumlah tersebut, anggota Persatuan Aktuaris Indonesia hanya 150 yang berhak menandatangani laporan aktuaria, yakni mereka yang telah mendapatkan sertifikat FSAI, sedangkan sisanya masih di tingkat Associate, jenjang yang lebih rendah dalam sertifikasi bidang ini.

Dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan kebutuhan akan aktuaris mencapai angka lebih dari 600 orang.

2. Konsultan Keuangan

Kalian bisa bekerja menjadi seorang konsultan keuangan atau financial advisor. Ilmu aktuaria yang telah dipelajari, akan membuat kalian menjadi seorang konsultan keuangan yang memberi masukan mengenai keuangan dan finansial, baik untuk pribadi maupun perusahaan.

Konsultan keuangan mampu mengukur risiko keuangan. Jika kalian menjadi konsultan keuangan, kalian bisa menghitung uang klien dari perusahaan.

3. Surveyor Risiko Akuntasi

Surveyor resiko akuntansi merupakan salah satu profesi  yang akan menjadikan kalian sebagai seorang ahli untuk memberi opini atas kondisi fisik dan risiko objek tertentu. Objek yang dimaksud  adalah objek asuransi.

Tugas seorang surveyor risiko akuntansi di antaranya adalah melakukan survey pada objek yang akan diasuransikan. 

4. Perencana Keuangan

Jika kalian lulus jurusan Aktuaria, kalian bisa mengambil perencana keuangan.

Saat ini, pekerjaan ini sangat dibutuhkan untuk membantu individu atau keluarga dalam menyiapkan perencanaan keuangan mereka mulai dari jangka pendek hingga panjang.

5. Pemeriksa Klaim Asuransi

Menjadi pemeriksa klaim asuransi bagi kalian yang mahir dan handal dalam jurusan ini, pasti kalian bisa menghandle klaim-klaim asuransi bagi klien yang telah lunas untuk memastikan pelunasan dan pembayaran tersebut telah sesuai dengan prosedur perusahaan.

Pekerjaan ini diambil karena banyak peserta asuransi yang tidak paham dengan polis asuransi yang mereka beli. Akibatnya, mereka juga kesulitan ketika ingin mengajukan klaim asuransi.

6. Manajer Investasi

Sebenarnya ada beberapa profesi untuk jurusan Aktuaria. Atau kalian bisa memilih menjadi manajer investasi.

Tugasnya yakni untuk mengelola portofolio para nasabah dan juga portofolio investasi kolektif untuk para nasabah. Untuk menjadi manajer investasi, kalian harus memiliki pengetahuan investasi yang bagus dan juga lulus sertifikat keahlian yang dibutuhkan.

Komentar

Loading ..