Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menkes: 7 Atlet PON Positif COVID-19 Keluar dari Tempat Isolasi

Griska Laras,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menkes: 7 Atlet PON Positif COVID-19 Keluar dari Tempat Isolasi
Image: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers, Senin (12/7/2021). (Screenshot YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada 7 atlet PON Papua XX terkonfirmasi positif COVID-19 yang keluar dari tempat karantina mandiri sebelum masa isolasi selesai. Budi menyebut ketujuh atlet tersebut kini telah kembali ke daerahnya masing-masing.

"Kami mengamati ada 7 atlet PON Papua XX yang positif COVID-19 berhasil keluar dari tempat karantina mandiri sebelum selesai masa isolasinya," kata Menkes Budi Gunadi dalam siaran live YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/10/2021).  

Menanggapi laporan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar 7 atlet tersebut segera dikarantina di tempat kedatangan.

"Dari 7 atlet tersebut diketahui 1 atlet pulang ke Tarakan, 2 atlet pulang ke Jambi, 3 atlet ke Sidoarjo, dan 1 atlet ke Jogja. Atas arahan bapak presiden 7 atlet terkonfirmasi positif COVID-19 yang kembali sebelum masa inkubasinya selesai agar segera dikarantina di tempat kedatangan," lanjutnya.

Sebelumnya dilaporkan ada 83 kasus positif COVID-19 dalam penyelenggaraan PON ke-XX Papua. Menkes Budi menungkap penularan virus COVID-19 terjadi di beberapa cabang olahraga dan kontingen atlet dari provinsi.

"Kasus COVID-19 terkonsentrasi di beberapa cabang olahraga seperti judo, sepatu roda, motor cross, panahan dan kriket. Selain dari cabang olahraga, penyebaran virus juga terjadi dari provinsi asal, misalnya DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, dan Bali," jelas Budi Gunadi.

Menurut laporan, Budi Gunadi menilai penularan kasus disebabkan karena kurang ketatnya protokol kesehatan (prokes) di area penginapan maupun selama acara berlangsung.

"Hasil pengamatan kami, terjadinya penularan ini disebabkan dari tempat penginapan, karena memang satu kamar ditempati oleh 4 orang atlet. Mereka juga makan bersama-sama. Hal ini menjadi catatan untuk perbaikan protokol kesehatan saat menggelar acara dalam skala besar ke depannya," pungkasnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait