Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menko Airlangga Targetkan Vaksin Booster Dimulai 12 Januari 2022

Anisa Kurniasih,
17 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menko Airlangga Targetkan Vaksin Booster Dimulai 12 Januari 2022
Image: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Kemenko Perekonomian)

Jakarta - Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto menargetkan pemberian vaksin virus corona (COVID-19) dosis ketiga atau booster untuk masyarakat Indonesia bisa dimulai pada 12 Januari 2022.

Program booster ini akan diprioritaskan untuk golongan warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang akan diberikan secara gratis. Kemudian,  program booster akan dilanjutkan pada masyarakat umum non-PBI dengan skema berbayar.

"Pemerintah berharap di Januari nanti tanggal 12 akan dimulai vaksinasi booster," kata Airlangga kepada wartawan, Jumat (31/12/2021).

 

Menko Perekonomian itu melanjutkan, program booster vaksin COVID-19 akan menggunakan dua skema.

“Pertama yaitu homologous dimana suntikan yang pertama dan kedua sama dan ini diharapkan otorisasinya diharapkan bulan awal januari bisa diterbitkan,” ujarnya.

Sementara, pemberian lainnya menggunakan cara heterologous alias pemberian vaksin dosis ketiga berbeda dengan pemberian vaksin dosis 1 dan 2.

“Heterologous yang di mana suntikan ketiga beda dari pertama dan kedua dan Indonesia siap kita menyediakan vaksin jenis Pfizer, Moderna, Sinovac dan Sinopharm dan kita berharap segera dimulai,” urainya.

Menko Perekonomian itu menyebut, pemberian dua skema booster itu telah melalui rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Adapun izin penggunaan darurat (EUA) vaksin booster homologous ditargetkan dirilis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada awal 2022.

"Dan Indonesia (vaksin) yang siap adalah, selain yang homologous, yang disiapkan untuk suntikan ketiga yaitu Pfizer, Moderna, Sinovac, dan Sinopharm," lanjut Airlangga.

Dengan upaya dan target pemberian vaksinasi dosis 1 dan 2 dengan ditambah pemberian booster, Airlangga berharap agar kekebalan imunitas warga akan penularan COVID-19 dapat segera didapatkan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait