Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

MUI Larang Komik Superman LGBT: Bertentangan dengan HAM

Anisa Kurniasih,
7 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
MUI Larang Komik Superman LGBT: Bertentangan dengan HAM
Image: Ilustrasi Superman. Sumber: Instagram @dccomics

Jakarta - Karakter terbaru Superman di DC Comics yang digambarkan sebagai seorang biseksual menuai kontroversi termasuk di Indonesia.

Dalam edisi buku komik berikutnya yang akan dirilis pada bulan November, karakter Jon Kent akan digambarkan dalam hubungan sesama jenis dengan temannya bernama Jay Nakamura, yang diceritakan sebagai seorang reporter berkacamata, berambut pink.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengimbau Pemerintah untuk turun tangan dan melarang peredaran komik yang menerbitkan tokoh Superman baru sebagai pria biseksual. 

"Karena kontennya jelas benar-benar tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan dengan jati diri serta budaya kita sebagai bangsa yang religius. Perbuatan dan tindakan LGBT ini bertentangan dengan HAM karena dia anti manusia dan kemanusiaan," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (14/10/2021).

Anwar menyatakan, MUI kecewa dengan pihak yang telah memproduksi komik bermuatan promosi terhadap gaya hidup LGBT. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by TMZ (@tmz_tv)

Anwar menilai kehadiran komik tersebut difungsikan untuk kepentingan sosialisasi LGBT yang jelas tidak sesuai dengan fitrah manusia bahkan anti manusia dan kemanusiaan.

"Karena kalau style of life mereka ini diikuti oleh semua orang di muka bumi ini maka sudah bisa dipastikan 150 tahun yang akan datang tidak ada seorang makhluk yang namanya manusia akan ada di permukaan bumi ini. Karena tidak ada ceritanya laki-laki kawin dengan laki laki akan punya anak begitu juga kalau perempuan kawin dengan perempuan akan punya anak," jelasnya.

"Selanjutnya MUI meminta supaya pihak kepolisian menangkap si pembuat dan pengedar komik tersebut karena yang bersangkutan jelas telah merusak mentalitas dari anak-anak dan generasi bangsa," pinta Anwar.

Seperti diketahui, DC Comics sendiri membuat pengumuman pada National Coming Out Day, hari kesadaran LGBT tahunan yang dimulai di AS.

Sejak serial ini dirilis pada bulan Juli, sosok Superman baru, Jon Kent, telah memerangi kebakaran hutan yang disebabkan oleh perubahan iklim, menggagalkan penembakan sekolah menengah, dan memprotes deportasi para pengungsi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait