menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URedu

Nadiem di Hardiknas 2021: Momen Refleksikan Kembali

Shelly Lisdya,
6 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Nadiem di Hardiknas 2021: Momen Refleksikan Kembali
Image: Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menjadi Pembina Upacara Bendera peringatan Hardiknas 2021. (Dokumentasi Kemdikbudristek)

Jakarta - Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan, bahwa peringatan tersebut adalah momen yang tepat untuk merefleksikan kembali.

Refleksi yang dimaksud adalah apa yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki dalam sistem pendidikan di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan tema Hardiknas 2021 “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

“Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” ujarnya saat memimpin upacara Hardiknas, Minggu (2/5/2021).

“Saya ingin, anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri,” imbuhnya.

Nadiem pun mengatakan, terdapat empat upaya perbaikan terus dikerjakan bersama dengan berbagai elemen masyarakat.

Pertama adalah perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Terakhir, yakni perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen.

“Transformasi yang bermakna ini kami kerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan,” sambung Nadiem.

Menanggapi krisis pandemi COVID-19 yang belum kunjung usai, Nadiem mengingatkan bahwa krisis tersebut memberikan kesempatan untuk menuai kemajuan.

“Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama. Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi. Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong mewujudkan Merdeka Belajar.

“Silih asah, silih asih, silih asuh. Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara, demi satu tujuan: SDM unggul, Indonesia Maju,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait