Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Penerapan SPBE, Upaya Kemenkominfo Wujudkan Pemerintahan Cerdas

Shinta Galih,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penerapan SPBE, Upaya Kemenkominfo Wujudkan Pemerintahan Cerdas
Image: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (Kominfo)

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar Forum Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Kegiatan tersebut bertujuan mengukuhkan peran Diskominfo dalam mendukung terwujudnya pemerintahan cerdas (smart governance) melalui penerapan SPBE.
 
Sesuai dengan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik, pemerintah tengah berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi antar berbagai instansi pemerintah dari beberapa kementerian dan badan pemerintah, salah satunya Kemenkominfo.
 
Penerapan SPBE ini berkaitan erat dengan konsep smart city yang merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat. Dengan kata lain, SPBE merupakan katalis bagi terwujudnya smart city.
 
Bambang Dwi Anggono, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) mengatakan salah satu tantangan kita dalam transformasi digital adalah bagaimana membangun ekosistem digital secara komprehensif.

Dari 27.400 aplikasi yang dimiliki instansi pusat dan daerah ternyata sebagian besar merupakan duplikasi. 

“Karenanya, Kominfo diharapkan dapat menjalankan perannya dalam melakukan harmonisasi pada ekosistem digital itu agar tidak terjadi duplikasi pembangunan, baik infrastruktur, peraturan, maupun SDM-nya,” ujarnya

Sementata itu Teddy Sukardi, konsultan teknologi informasi sekaligus Ketua Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia (IKTII) mengatakan jumlah aplikasi tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu smart city telah berkinerja dengan baik. 

“Karena setiap aplikasi yang diciptakan harus memiliki manfaat, sehingga perlu dilihat juga apakah aplikasi-aplikasi yang ada berdampak baik bagi masyarakat,” ujarnya.
 
Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) se-Indonesia yang ikut dalam forum diharapkan dapat turut mengukuhkan perannya dalam mewujudkan Pemerintahan Cerdas (smart governance) Indonesia melalui pengelolaan arsitektur SPBE, pengkoordinasian pembangunan aplikasi dan infrastruktur TIK, serta pelaksanaan manajemen aset TIK dan layanan.
 
Untuk menjawab tuntutan dalam mengoptimalkan perannya dalam transformasi Pemerintahan Cerdas Indonesia, Kemenkominfo berkolaborasi dengan Balitbang SDM Kemendagri melakukan sosialisasi aplikasi peningkatan kapasitas SDM. 

Kemenkominfo pun berharap ke depannya, Diskominfo dapat terus terdorong untuk menginisiasi berbagai kolaborasi yang dapat melahirkan inovasi-inovasi untuk membantu mempercepat SPBE di Indonesia.   

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait