Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URoto

Perhatikan! Ini 5 Bahaya Memanaskan Mobil Setiap Hari

Alwin Jalliyani,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Perhatikan! Ini 5 Bahaya Memanaskan Mobil Setiap Hari
Image: Ilustrasi mobil. (Pixabay/3844328)

Jakarta - Memanaskan mobil merupakan kegiatan yang baik dilakukan untuk menjaga performa kendaraan.

Idealnya, apabila mobil jarang dipakai, cukup dipanaskan dua sampai tiga kali seminggu dengan durasi 5 menit. Jika dipanaskan setiap hari, hal ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi mobil, seperti yang dilansir dari Suzuki Indonesia berikut.

1. Boros Bahan Bakar

1630563063-Ilustrasi-Mobil-free-photos-Pixabayy.jpgSumber: Ilustrasi Mobil. (Pixabay/free photos)

Dampak pertama yang merugikan kantong kamu adalah boros bahan bakar. Meskipun mobil yang dimiliki termasuk yang hemat bahan bakar, namun jika dipanaskan setiap hari, tetap saja terdapat bahan bakar yang dibuang.

2. Membuat Dinding Silinder Mengering

1630563037-Ilustrasi-Mobil-bertsz.jpgSumber: Ilustrasi Mobil. (Pixabay/bertsz)

Jika kamu terlalu sering dan lama memanaskan mobil dalam keadaan diam, dapat membuat pembakaran tidak sempurna. Dampak buruknya yaitu ruang silinder, lebih tepatnya di bagian dinding mengering.

Penyebabnya adalah sisa bahan bakar tidak terbakar sehingga menempel di dinding silinder. Kondisi ini menyebabkan pelumas tidak akan bekerja melumasi bagian dinding.

3. Muncul Karat di Pipa Knalpot

1628826515-Ilustrasi.jpgSumber: Ilustrasi mobil dengan pelat berwarna dasar putih dengan tulisan hitam. (Pixabay/artisticoperation)

Memanaskan mobil setiap hari akan membuat uap air lebih cepat muncul di knalpot. Alasannya yaitu perubahan suhu dingin ke panas yang terlalu sering.

Permasalahan tersebut akan terjadi apabila kamu memanaskan mobil pada kondisi diam yang akhirnya membuat knalpot menimbulkan karat.

4. Mempercepat Kerusakan Busi

pixabaybusi.jpgSumber: Ilustrasi busi. (Pixabay)

Dampak selanjutnya yaitu busi pada mobil akan lebih cepat rusak. Hal ini disebabkan karena busi tidak berada di suhu yang seharusnya, sehingga mempercepat busi kotor.

Bukan hanya itu, busi yang kotor akan membuat kendaraan menjadi lebih boros dengan meningkatnya konsumsi bahan bakar.

5. Rusaknya Catalytic Converter

1630563045-Ilustrasi-Mobil-raffalel.jpgSumber: Ilustrasi Mobil. (Pixabay/raffalel)

Catalytic converter merupakan komponen yang berfungsi menyaring hidrokarbon, karbon monoksida, dan nitrogen, sehingga mengurangi polusi yang dihasilkan kendaraan.

Apabila mobil dipanaskan setiap hari, komponen ini menjadi lebih cepat panas dan cepat rusak. Padahal, catalytic converter tidak boleh terlalu panas hingga suhu lebih dari 400-500 derajat Celcius.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait