Hot News

Jakarta - ID NEXT LEADER hadirkan ajang webinar dan talks bagi mahasiswa bertajuk 'PEKAN RAYA NASIONAL MAHASISWA 2020' yang berlangsung mulai 13 September sampai 20 September 2020.

Acara ini bertujuan untuk mewujudkan pengalaman baru bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswi, serta mampu menyiapkan diri dalam menghadapi masa depan.

Pada hari pertama, acara 'PEKAN RAYA NASIONAL MAHASISWA 2020' ini dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian RI, Dr. Ir. Airlangga Hartarto dan Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny G Plate.

Airlangga mengatakan, ia berharap para pemuda khususnya mahasiswa di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan dunia digital untuk mengisi transformasi perekonomian Indonesia.

Selain itu, Airlangga juga menjelaskan bahwa permasalahan wabah yang tengah dihadapi ini tentunya sedang diusahakan pemerintah untuk segera ditangani dan melakukan beberapa pemulihan kesehatan dan ekonomi.

"Berbagai upaya pemerintah dalam mengatur perekonomian agar tetap stabil dan tetap menjaga kesahatan masyarakat dengan segera mengupayakan masyarakat agar tidak di PHK, merealisasikan kartu Prakerja, menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial dan atau mengusahakan jaring sosial ekonomi tetap stabil," kata Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima Urbanasia, Senin (14/9/2020).

1600079754-PEKAN-RAYA-NASIONAL-MAHASISWA-2020-Airlangga.jpgSumber: Menteri Koordinator Perekonomian RI, Dr. Ir. Airlangga Hartarto dalam PEKAN RAYA NASIONAL MAHASISWA 2020. (ID NEXT LEADER)

"Tahun ini biaya pengeluaran pemerintah dalam penanganan COVID-19 telah mencapai sekitar Rp 695,20 T dari berbagai sektor diantaranya sektor kesehatan, perlindungan sosial, intensif usaha, UMKM," lanjut Airlangga.

Selain itu, sesi diskusi hari pertama ini juga membahas infrastruktur digital dengan mengupayakan, menyediakan, dan mengembangkan infrastruktur digital.

Termasuk diantaranya melalui perluasan jaringan 4G, pengoperasian satelit multifungsi SATRIA, pembangunan data center pemerintah dan melalui pengembangan 5G.

Hal ini yang juga diungkapkan oleh Johnny G. Plate di sesi webinar hari pertama.

Dari pandemic COVID-19 yang terjadi saat ini, Menkominfo melihat sisi lain atau sisi positif dari COVID-19, yaitu mendorong akselerasi transformasi digital.

Beberapa perilaku, seperti bekerja dari rumah, belajar daring dari rumah, memanfaatkan media informasi, dan menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia pada kuartal 1 (Q1) banyak sektor yang mengalami kontraksi, tetapi tidak dengan sector informasi.

Sektor informasi dan komunikasi pada Q1 sebesar 9.6% dan Q2 10.88%. Hal ini jelas menunjukan adanya kenaikan.

Untuk mendukung hal tersebut, Presiden Jokowi telah merancang lima Langkah sebagai pendorong terwujudnya akselerasi transformasi digital, sebagai berikut:

1. Lakukan percepat akses internet dan peningkatan infrastruktur digital. Ini terfokus pada perbaikan sinyal 4G yang mampu diakses oleh seluruh pelosok Indonesia;

2. Mempersiapkan terjadinya tekanan transformasi, sosial kemasyarakatan, pendidikan, perdagangan, dan penyiaran;

3. Mempercepat integrasi tata pusat nasional;

4. Menyelesaikan payung hukum terkait UU perlindungan data pribadi;

5. Tersedianya digital talent.

"15 tahun kedepan Indonesia membutuhkan digital talent sebanyak 600.000 per tahun. Tingginya jumlah yang diperlukan, mendorong Kominfo melakukan stimulus melalui kegiatan 3 layer," kata Johnny.

1600079865-day1-doc.jpgSumber: Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny G Plate dalam PEKAN RAYA NASIONAL MAHASISWA 2020. (ID NEXT LEADER)

"Layer 1 basic berupa gerakan literasi digital. Layer 2 intermediate bagi anak-anak muda yg berijazah, dengan menyediakan pelatihan 50.000 pemuda milenial (akademia) yang dilakukan secara bertahap," lanjut dia.

Johnny G. Plate juga berpesan kepada mahasiswa untuk memiliki skill penunjang, bukan hanya nilai yang tertera di ijazah.

Kominfo mendorong generasi millenial untuk menjadi creator di Indonesia, inovator baru, dan investor yang baru.

"Bijak bermedia sosial untuk menjaga ruang digital yang sehat," pungkas Menteri Kominfo tersebut.

Selain materi inspiratif dari penerima beasiswa, mahasiswa yang hadir dalam 'PEKAN RAYA MAHASISWA 2020' juga akan mendapatkan pandangan baru dan pendapat dari berbagai Presiden Mahasiswa (Presma) yang ikut bersuara di event ini.


Loading ..