beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Pilihan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Kintan Lestari,
8 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pilihan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Image: Perawatan kulit untuk ibu hamil. (Pexels/Yan Krukov)

Jakarta - Ibu hamil dan menyusui perlu banget menjaga diri demi perkembangan calon buah hati maupun buah hatinya. Makanan sehari-hari harus dijaga, aktivitas juga harus terjaga, sampai pemakaian skincare.

Yap, ibu hamil dan menyusui sebelumnya seperti kebanyakan perempuan lain menggunakan skincare untuk merawat kulit. Kalau sebelum hamil atau menyusui mungkin penggunaan skincare-nya tidak terlalu memusingkan banyak hal.

Tapi begitu hamil atau tengah menyusui, tentu apapun yang masuk ke dalam tubuh harus diperhatikan dengan detail, termasuk skincare. Oleh sebab itu, banyak yang akhirnya memilih tidak pakai skincare selama fase kehamilan dan menyusui.

Padahal sebenarnya tidak masalah bagi ibu hamil dan menyusui memakai skincare.  

"Banyak yang bilang kalau lagi hamil dan menyusui jangan pakai produk apa-apa. Padahal saat hamil dan menyusui itu biasanya secara hormonal berbeda dengan kondisi sebelum hamil atau menyusui, jadi kulitnya cenderung kusam dan keluar problem yang biasanya tidak keluar. Jadi kalau untuk ibu hamil dan menyusui itu tetap boleh menggunakan skincare," ujar Rahajeng Dianovi Tofani, Chief Aesthetic Officer of DeBiuryn DermaCosmetics dalam webinar beberapa hari lalu.

Lantas, produk skincare apa yang boleh dipakai ibu hamil dan menyusui? Menurut Rahajeng ada tiga yang boleh dipakai, di antaranya pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya.

"Produk pembersih boleh banget dan wajib. Pelembap juga boleh banget digunakan. Lalu juga produk tabir surya," jelasnya. 

Hanya saja Rahajeng mengingatkan, karena kondisi yang tengah hamil dan menyusui, para ibu dan calon ibu ini harus menghindari produk skincare yang kandungannya keras.

"Yang tidak boleh digunakan untuk ibu hamil dan menyusui yaitu menggunakan produk yang berbahan keras. Kalau yang bahannya keras dikhawatirkan produk itu ada kandungan yang kurang bagus yang terserap kulit dalam kondisi ibu itu hamil atau menyusui," sambungnya lagi.

Tak jauh beda dengan Rahajeng, Dr Rendra Pranadipa, Chief Scientific Officer of DeBiuryn DermaCosmetics, juga mengingatkan ibu hamil dan menyusui untuk menggunakan produk yang kandungannya mild.

"Ibu hamil dan menyusui kalau sebelumnya menggunakan krim-krim racikan yang bersifat resep dari klinik, maka biasanya itu akan di stop dan diganti dengan krim lain yang lebih ringan," terangnya. 

Misalnya sebelum hamil atau menyusui orang tersebut menggunakan skincare yang ada dijual bebas di pasaran, Dipa menyarankan untuk mencari produk yang memberikan hasil perlahan.

"Atau kalau menggunakan produk yang ada di pasaran, secara umum biasanya masih oke hanya hindari produk yang efeknya terlalu cepat. Cari produk yang efeknya lebih pelan, step by step, yang sifatnya melembutkan, membersihkan, melembapkan, dan seterusnya," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait