Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Polisi Ungkap Sketsa Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Nivita Saldyni,
24 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Polisi Ungkap Sketsa Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Image: Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Yani Sudarto menunjukkan sketsa pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat pada Rabu (29/12/2021). (Dok. PMJ News)

Bandung - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar) telah mengantongi sketsa terduga pelaku dari kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Yani Sudarto mengatakan, sketsa itu didapatkan dari proses penyelidikan polisi. Namun Yani mengaku pihaknya belum bisa menyebutkan identitas terduga pelaku dalam sketsa itu.

"Kami memeriksa saksi yang potensial dengan mendapatkan sketsa wajah dari terduga yang potensial dalam kasus itu," kata Yani kepada wartawan di Markas Polda Jawa Barat, Rabu (29/12/2021).

Sketsa itu, kata Yani didapatkannya setelah tim Inafis mencocokkan keterangan para saksi yang sudah diperiksa. Kini, terduga pelaku itu masih diburu.

"Sketsa wajah dari Tim Inafis Bareskrim seperti ini. Kami masih buru pelakunya," kata Yani sambil menunjukkan sketsa terduga pelaku dengan posisi menyamping dari belakang.

Berdasarkan sketsa yang ditunjukkan Yani, terduga pelaku adalah seorang laki-laki. Ia memiliki rambut pendek dengan hidung yang tak terlalu mancung.

Dalam foto itu, terduga pelaku tampak menggunakan kemeja bermotif kotak-kotak berwarna gelap.

Sebelumnya, warga Kabupaten Subang dihebohkan dengan temuan mayat ibu dan anak di bagasi mobil Alphard yang terparkir di rumah keduanya yang berlokasi di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak.

Polisi pun telah memastikan bahwa mayat ibu dan anak atas nama Tuti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) yang ditemukan pada 18 Agustus 2021 itu adalah korban pembunuhan.

Kini kasus itu masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Polisi pun masih belum mengungkap siapa pelaku dari tindak kejahatan yang terjadi empat bulan lalu tersebut.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait