URnews

RS Pondok Indah Hadirkan Kecanggihan Teknologi dan Digitalisasi Kesehatan

Indi Lusiani, Jumat, 17 Desember 2021 17.28 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
RS Pondok Indah Hadirkan Kecanggihan Teknologi dan Digitalisasi Kesehatan
Image: Konferensi Pers Virtual HUT Ke-35 RS Pondok Indah Group (Dok. Urbanasia)

Jakarta - Bertepatan dengan 35 tahun perjalanannya, RS Pondok Indah Group melakukan berbagai langkah digitalisasi dengan mengadopsi dan menghadirkan inovasi teknologi medis terkini. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik.

Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS mengatakan, pihaknya senantiasa berupaya menghadirkan teknologi terkini dan integrasi dari berbagai sistem dan fasilitas rumah sakit, baik dari sisi administrasi, farmasi, laboratorium, sistem informasi, serta teknologi medis yang digunakan.

“Dengan hadirnya digitalisasi, RS Pondok Indah Group memastikan seluruh data rekam medis pasien tersimpan dengan baik dan rapi secara digital, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pelayanan dengan jauh lebih baik,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/12/2021).

Selain itu, menurut Yanwar, dengan kecanggihan dan integrasi teknologi saat ini yang diterapkan pada ratusan alat medis, proses penegakkan diagnosis, deteksi dini, identifikasi, serta penanganan berbagai gangguan kesehatan menjadi lebih cepat dan akurat.

Kini, untuk perawatan rongga mulut tak lagi memerlukan waktu lama berkat kehadiran perangkat modalitas pencitraan introral scanner dan computer aided design/computer aided manufacturing (CAD/CAM). Dengan perangkat ini, restorasi gigi berupa crown, bridge, ataupun implan menjadi lebih cepat prosesnya.

Perkembangan inovasi teknologi juga terjadi pada bidang bedah urologi, salah satunya dalam upaya mendiagnosis kanker prostat. Teknologi robotic MRI/US fusion prostate biopsy memiliki detection rate lebih tinggi, yang mana biopsi yang dilakukan akan dipandu oleh gambar dari pencitraan MRI.

“Tindakan ini bersifat minimal invasif, sehingga mengurangi risiko komplikasi dan pendarahan pasca tindakan, serta minim risiko infeksi dengan proses pemulihan yang lebih singkat, dan tanpa memerlukan rawat inap,” ungkap dr. Hery Tiera, Dokter Spesialis Bedah Urologi RS Pondok Indah Group.

Tak hanya itu, perkembangan teknologi di laboratorium untuk pemeriksaan hematologi juga semakin prima. Kini, digital morphology analyze menjadi teknologi canggih yang menunjang layanan kesehatan masyarakat.

Dengan alat ini, proses validasi morfologi pada sampel darah tidak lagi dilakukan secara manual dengan menggunakan mikroskop analog, melainkan secara digital dengan bantuan artificial intelligence (AI) dan kecanggihan kamera dengan lensa perbesaran tertentu yang ditampilkan di layar monitor.

Tak hanya itu, jika dahulu hasil pemeriksaan membutuhkan waktu satu sampai dua jam karena dilakukan secara manual dan konvensional, kini hasil pemeriksaan bisa didapat dengan kecepatan dan sensitivitas tinggi, yakni dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Yanwar menambahkan, komitmen RS Pondok Indah Group untuk memberikan layanan kesehatan terbaik menjadi dasar dari perjalanan transformasi digital selama 35 tahun untuk melayani masyarakat.

“Ke depannya, kami akan terus berinovasi dan melakukan pembaruan fasilitas kesehatan dengan teknologi medis terkini dan sistem rumah sakit digital yang terintegrasi untuk menghadirkan layanan kesehatan berbasis digital secara berkelanjutan yang berkualitas prima,” tutupnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait