menu
user
URguide

Sambut Hari Tidur Sedunia, Intip Tips Tidur Berkualitas dari Ahlinya

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Sambut Hari Tidur Sedunia, Intip Tips Tidur Berkualitas dari Ahlinya
Image: Ilustrasi tidur telentang. (Freepik)

Jakarta - Pandemi COVID-19 membuat seluruh aspek kehidupan kita berubah, termasuk pola tidur.

Yap, karena sekarang banyak yang bekerja dari rumah (WFH), beberapa orang pun jadi tidak perlu bangun pagi dan akhirnya tidur sesuka mereka lantaran tidak perlu terburu-buru di pagi hari.

Berubahnya pola tidur lama-kelamaan menyebabkan kita jadi mengalami gangguan tidur. 

Ya gimana nggak, sebelum pandemi badan kita sudah ter-setting tidur jam 11 dan bangun jam 6 pagi lalu siap-siap berangkat ke kantor sebelum jam 8 pagi. 

Tapi belakangan ini karena pandemi kita begadang menonton sampai dini hari dan bangun jam 8 pas untuk bekerja, karena tidak perlu mandi atau dandan.

Maka tak heran kalau menurut praktisi kesehatan tidur, dr. Andreas Prasadja, insomnia atau kesulitan tidur jadi gangguan tidur yang paling banyak dihadapi selama pandemi.

“Tubuh manusia memiliki irama sirkadian yang membentuk ritme tubuh. Jika seseorang kurang tidur, maka stabilitas tubuhnya akan terganggu. Mulai dari kemampuan kognitif, daya tahan tubuh, kestabilan emosi hingga gangguan pada pencernaan dan metabolisme,” ujar Andreas dalam rilis yang diterima Urbanasia. 

Nah, untuk menyambut Hari Tidur Sedunia yang jatuh besok, 19 Maret 2021, Tokopedia bersama dr. Andreas pun membagikan tips untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Apa saja tipsnya?

1. Tidur Sesuai Jadwal

1613128737-jadwal-tidur---freepik-jcomp.jpgSumber: Ilustrasi jadwal tidur. (Freepik/jcomp)

Tidur sesuai jadwal adalah hal yang sangat penting, jadi baiknya jauhkan pekerjaan atau ponsel kamu dari tempat tidur. Durasi tidur juga penting diperhatikan agar dapat menjaga kestabilan fungsi tubuh.

“Durasi tidur yang ideal adalah 7-9 jam sehari. Jika durasi ini terpenuhi, maka kebutuhan tidur pun tercukupi sehingga kinerja tubuh lebih optimal,” jelas dr. Andreas.

2. Ciptakan Kondisi Nyaman 

1611716038-makeover-kamar-tidur.jpgSumber: Ilustrasi makeover kamar tidur. (Freepik)

Menurut dr. Andreas, suasana yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari. 

“Demi mendukung tidur semakin berkualitas, pilihlah produk penunjang tidur yang sesuai dengan selera kenyamanan masing-masing,” ujarnya.

3. Atur Pencahayaan Kamar 

1616055225-lampu-kamar.jpgSumber: Ilustrasi lampu kamar. (Freepik/kitthanes)

Pencahayaan kamar juga jadi faktor penentu seseorang mendapatkan tidur yang berkualitas loh, misalnya dengan mematikan lampu kamar saat tidur.

“Matikan lampu saat tidur karena tubuh kita perlu membedakan waktu siang dan malam. Kondisi gelap juga dapat mendukung produksi hormon melatonin yang membantu tubuh dapat beristirahat sepenuhnya sesuai irama tidur alami atau irama sirkadian,” tutur dr. Andreas.

4. Pakai Piyama

1616055233-piyama.jpgSumber: Ilustrasi piyama. (Freepik/KamranAydinov)

Piyama bahan satin, flanel, atau katun bisa membuat tidurmu jadi lebih nyaman loh. 

“Transaksi baju tidur dan piyama di Tokopedia mengalami peningkatan lebih dari 2x lipat selama 2020 jika dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Ekhel.

5. Pakai Minyak Aromaterapi 

1614133865-Ilustrasi-Lilin-1.jpegSumber: Ilustrasi Lilin Aroma Terapi. (Foto: Pixabay/Thevibrantmachine)

Beberapa minyak aromaterapi yang bisa meningkatkan relaksasi dan membuat tidur lebih nyenyak, di antaranya lavender, kayu cedar, dan bergamot.

Karena banyaknya orang yang mengalami masalah tidur dan kini berusaha memperbaikinya, Tokopedia mencatat adanya sejumlah peningkatan transaksi pada barang-barang yang mendukung kenyamanan saat tidur, seperti produk bantal, guling, piama, dan minyak aromaterapi.

Produk-produk penunjang tidur tersebut tercatat mengalami kenaikan transaksi dua kali lipat pada 2020 dibanding tahun sebelumnya. 

“Tokopedia #SelaluAdaSelaluBisa mempermudah masyarakat mendapatkan tidur berkualitas lewat
beragam pilihan produk penunjang dari jutaan pegiat usaha khususnya UMKM lokal,” ujar External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait