URtrending

Viral Aksi Bully Siswa SMP di Bandung, Korban sampai Dilarikan ke RS

Nivita Saldyni, Sabtu, 19 November 2022 11.11 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral Aksi Bully Siswa SMP di Bandung, Korban sampai Dilarikan ke RS
Image: Ilustrasi bullying. (Pixabay)

Bandung - Seorang siswa laki-laki di SMP Plus Baiturrahman, Bandung, diduga jadi korban bullying sejumlah teman sekolahnya. Hal ini diketahui dari viralnya cuitan akun Twitter @salmandoang pada Jumat (18/11/2022). 

"Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah," cuit akun Twitter tersebut. 

Aksi bullying itu dibuktikan dengan video yang direkam dalam sebuah ruang kelas. Berdasarkan video yang dilihat Urbanasia pada Sabtu (19/11/2022), terlihat seorang siswa mengenakan baju olahraga berwarna biru dengan tulisan 'SMP Plus Baiturrahman' di bagian belakang, tengah duduk di kursi paling depan. 

Kemudian, datang siswa lain mengenakan baju batik menghampiri dan memasangkan helm merah kepada siswa yang memakai baju olahraga tersebut

Tak lama kemudian siswa berbaju batik yang terduga pelaku itu menendang kepala korban sebanyak tiga kali. Terlihat juga teman lainnya ikut memukul kepala korban menggunakan tangan, sementara lainnya hanya menyaksikan dan tertawa. 

Akun Twitter itu kemudian men-tag Disdik Kota Bandung dan Polrestabes Bandung. Namun pantauan Urbanasia cuitan itu belum mendapatkan respons. 

Terduga Pelaku Teman Sekelas Korban

Pemilik akun Twitter itu mengaku, korban adalah keponakan dari temannya. Berdasarkan percakapan yang dibagikan akun Twitter @salmandoang, akibat tendangan dan pukulan itu korban langsung tersungkur dan pingsan, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Korban juga sempat menjalani rontgen. Hasilnya, dokter menyatakan belum ada yang membahayakan kesehatan korban. Namun pihak keluarga mengaku khawatir dengan kesehatan mental korban. 

"Ini teman sekelas yang tiap hari dia pasti bakal ketemu," ujar paman korban dalam percakapan yang dibagikan akun Twitter @salmandoang.

Mirisnya, aksi itu ternyata bukan yang pertama terjadi. Menurut informasi yang didapat keluarga, korban sering dirundung, namun baru pertama kali aksi tersebut divideokan. 

Keluarga Korban Bakal Datangi Sekolah

Tak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban bakal datangi sekolah untuk meminta penyelidikan. Keluarga korban juga meminta untuk bertemu dengan terduga pelaku dan keluarganya. 

"Sekolahnya nggak bereaksi apa-apa setelah pihak keluarga ngadu ke sana, bahkan terkesan menutupi. Guru-gurunya berdalih nggak tahu dan temen-teman sekelasnya juga nggak mau cerita, pada takut. Nggak tau kenapa," jelas paman korban. 

"Sejauh ini senin pihak keluarga rencananya akan datang ke sekolah lagi untuk melanjutkan prosesnya di sana. Besok akan menghubungi pihak keluarga pembully ini," tegasnya. 

Pantauan Urbanasia, kolom komentar di beberapa postingan lama akun Instagram sekolah tersebut kini telah diserbu netizen meski kolom komentar di postingan-postingan baru telah dimatikan. Namun pihak sekolah belum juga memberikan penjelasan mengenai video viral tersebut. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait