beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Wajah Jerawatan Gara-gara Keramas, Benarkah?

Kintan Lestari,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Wajah Jerawatan Gara-gara Keramas, Benarkah?
Image: Ilustrasi keramas. (Freepik)

Jakarta - Jerawat bisa muncul karena banyak hal. Salah satu yang dipercaya bikin jerawatan adalah produk perawatan rambut seperti shampoo

Melansir American Academy of Dermatology Association, produk perawatan rambut dapat menyebabkan jerawat. Ini dalam bahasa medis disebut acne kosmetika, yang berarti jerawat yang disebabkan oleh produk yang kita terapkan pada kulit atau rambut kita.

Produk perawatan rambut mengandung minyak, minyak itu bisa masuk ke kulit lalu menyumbat pori-pori. Nah, pori-pori yang tersumbat itu yang dapat menyebabkan jerawat atau whitehead di sepanjang garis rambut, dahi, atau bagian belakang leher.

Meski demikian, bukan semua penyebab jerawat karena shampoo ya. Hal itu disampaikan dr. Shakti Indraprasta SpKK dari NMW Skin Care.

"Ini tidak bisa diprediksi karena reaksi dan tipe kulit orang berbeda-beda. Jerawat penyebabnya multifaktorial, kita nggak bisa nyalahin shampoo aja, bisa dari hormon, makanan, stres, tipe kulit berminyak, dan lain-lain. Untuk kita mendiagnosis suatu penyakit harus digali secara detail," jelasnya di sebuah acara yang berlangsung di kawasan Kebayoran, Jumat (22/7/2022).

Supaya aktivitas keramas tidak bikin masalah kulit baru, Shakti membagikan beberapa tips untuk mendapatkan rambut sehat.

"Kita harus memilih shampoo sesuai dengan tipe kulit kepala kita. Pada saat keramas itu digosokkan secara halus dan rata ke seluruh kulit kepala. Lalu gunakan kondisioner pada ujung rambut setelah menggunakan shampoo," sambungnya.

Ia juga menyarankan agar keramas secara rutin sesuai dengan tipe kulit kepala. 

"Kalau tipe kulit kepalanya berminyak mungkin keramas satu sampai dua hari, kalau tipe kulit kering bisa lebih jarang misalnya dua hari sekali. Jadi tergantung tipe kulit kepala. Karena terlalu sering (keramas) itu justru bisa membuat rambut mudah rontok," tutupnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait