Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Wali Kota Malang Minta Ada Oksigen dan Oxymeter di Tiap UKS Sekolah

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Wali Kota Malang Minta Ada Oksigen dan Oxymeter di Tiap UKS Sekolah
Image: Wali Kota Malang tinjau pelaksanaan PTM terbatas di SMPN 5 Malang. (Humas Pemkot Malang)

Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji meminta pada UKS di sekolah-sekolah dapat dilengkapi dengan tabung oksigen dan oxymeter. 

“Saya minta instruksikan, koordinasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan, untuk di UKS dibekali oksigen, jadi ada tabung oksigen. Karena sewaktu-waktu ketika ada siswa yang perlu bantuan, bisa segera. Yang kedua kami minta untuk menyiapkan oxymeter, ini penting. Jadi nanti untuk mengecek kadar oksigen yang ada pada tubuh siswa,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Orang nomor satu di Kota Malang tersebut juga meminta adanya pengecekan kesehatan untuk para siswa selama proses pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung, mengingat pandemi virus corona masih belum berakhir.

“Saya minta ada kerjasama dengan puskesmas, dilakukan pengecekan kesehatan secara reguler, bukan insiden. Jadi bertahap, tentu hari ini kelas berapa, besok kelas berapa, dicek,” lanjutnya.

Menanggapi permintaan wali kota, Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana mengaku akan terus mengkaji lebih dalam.

“Kami akan koordinasikan dengan Dinkes. Kan juga harus jelas anggarannya harus kami ambilkan dari mana. Karena kalau sudah bilang anggaran kan tidak serta merta, jangan sampai kami salah,” jelasnya.

Terkait dengan jumlah tabung oksigen, Suwarjana juga menyetujui adanya penyediaan satu tabung untuk satu sekolah.

"Kalau oksigen setuju sekolah hanya memiliki satu. Kalau oksimeter kami harapkan satu kelas ada satu. Karena kan murah, tidak begitu mahal,” terangnya.

Tak hanya di sekolah negeri, Suwarjana berharap sekolah swasta juga bisa menyiapkan oksigen dan oksimeter.

“Kami juga berharap sekolah swasta juga seperti itu, karena kalau SMP rata-rata siswanya agak banyak. Bosnas dan Bosdanya juga banyak, jadi mungkin bisa diambilkan dari situ. Tapi saat ini akan kami kaji dulu untuk oksimeter sama tabung oksigen,” tandasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait