Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Waspada! Ini Penyakit yang Mengintai Saat Musim Hujan

Nivita Saldyni,
21 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Waspada! Ini Penyakit yang Mengintai Saat Musim Hujan
Image: Ilustrasi nyamuk. (humasbandung.go.id)

Yogyakarta - Sejak bulan Oktober, sejumlah wilayah di Indonesia telah mulai memasuki musim hujan. Hal ini perlu kita waspadai karena saat musim penghujan, ada beberapa penyakit yang berpotensi muncul.

Hal itu diungkapkan oleh Epidemiolog UGM, dr. Citra Indriani, M.P,H. Selain COVID-19, kata Citra, ada beberapa penyakit yang mengancam masyarajat saat musim penghujan tiba. Mulai dari penyakit flu, demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, diare, hingga malaria.

Berikut penjelasan serta cara pencegahan penyakit-penyakit yang mengintai ita di musim penghujan ala Epidemiolog UGM Citra Indriani.

Saat musim penghujan tiba, Citra mengatakan bahwa kasus DBD juga berpotensi meningkat. Untuk itu kita harus lebih waspada, guys.

“Ada potensi peningkatan kasus DBD saat musim hujan. Sebab, saat musim hujan terjadi peningkatan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti sehingga penularannya juga semakin tinggi,” jelasnya seperti dikutip dari situs resmi UGM, Selasa (9/11/2021).

Nah cara untuk mencegahnya adalah dengan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur. Cara ini menurut Citra perlu diperhatikan masyarakat agar bisa mencegah DBD.

"Selain itu juga diikuti dengan langkah lainnya seperti menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu guna menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypty," sarannya.

Citra mengatakan, penyakit lain yang kasusnya berpotensi meningkat saat musim hujan adalah leptospirosis. Penyakit ini biasanya bakal muncul pada masyarakat yang ada di daerah yang banyak terdapat genangan air atau kondisi banjir.

"Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir perlu mewaspadai penyakit akibat bakteri leptospira yang disebarkan melalui air kencing tikus ini. Bakteri leptosira dapat menginfeksi manusia lewat kulit, khususnya jika ada luka," jelasnya.

tikus.jpgSumber: Ilustrasi tikus/flickr

Nah untuk mencegahnya juga cukup mudah. Kamu bisa menghindarinya dengan selalu menggunakan alas kaki dan menjaga selalu kebersihan lingkungan sekitarmu.

“Selalu menjaga lingkungan sekitar agar tidak menjadi sarang tikus. Lalu, membersihkan saluran-saluran air di sekitar rumah supaya tidak tersumbat dan menjadi genangan saat hujan,” imbaunya.

Dosen FKKMK dan peneliti Pusat Kedokteran Tropis UGM ini juga menambahkan, jika akan membersihkan saluran air maka upayakan untuk menggunakan APD. Langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah terinfeksi bakteri leptosira saat membersihkan saluran air.

1609040616-sakit-perut.jpgSumber: Ilustrasi sakit perut (Freepik)

Penyakit yang tak kalah rentan mengalami peningkatan selama musim penghujan adalah diare. Terlebih, kata Citra, masyarakat yang tinggal di daerah yang terdampak bencana banjir akan lebih berpotensi mengalami diare. 

"Banjir biasanya menyebabkan sistem sanitasi terganggu sehingga berpotensi adanya peningkatan kasus diare di wilayah yang terkena banjir," jelas Citra.

Selain itu, malaria juga merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai saat musim hujan datang. Terlebih, kamu yang ada di daerah endemis malaria. Dan yang tak boleh diremehkan adalah flu biasa.

Lalu, bagaimana cara yang harus dilakukan untuk mencegah infeksi muncul saat musim hujan?

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi selama musim hujan. Yaitu mulai dari menjaga imunitas, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Namun tak kalah pentingnya adalah menjaga protokol kesehatan, sebab kita masih berada di tengah pandemi COVID-19.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait