Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
Beautydoozy

Yuk Ketahui Bedanya Chemical dan Physical Sunscreen

Kintan Lestari,
14 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Yuk Ketahui Bedanya Chemical dan Physical Sunscreen
Image: Ilustrasi sunscreen. (Freepik/gpointstudio)

Jakarta - Sunscreen merupakan produk perawatan kulit yang wajib banget dipakai sehari-hari untuk melindungi dari sinar UVA dan UVB.

Nah, sunscreen ini ada dua jenisnya, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. Meski sama-sama sunscreen, rupanya keduanya berbeda. Apa sih bedanya? 

Yuk, kita simak penjelasan dari dokter kulit bersertifikat, Dr. Hadley King dan ahli kecantikan Candace Marino di bawah ini.

Physical Sunscreen

1631519419-Sunscreen.pngSumber: Ilustrasi sunscreen. (Unsplash/Onela Ymeri)

Physical Sunscreen, atau biasa disebut juga mineral sunscreen, adalah tabir surya fisik yang terdiri dari bahan aktif seperti zinc oxide atau titanium dioksida.

"Mereka membentuk penghalang fisik yang memantulkan sinar cahaya dari kulit," kata Marino seperti dikutip Urbanasia dari Byrdie, Jumat (20/11/2021).

Dengan demikian, physical sunscreen tidak menyerap di kulit dan melainkan membentuk penghalang yang mana berfungsi merefleksikan sinar UVA dan UVB.

Sunscreen jenis ini umumnya bertekstur chalky, whitecast, dan sulit diratakan. Namun seiring waktu, formula sunscreen ini lebih mudah diaplikasikan. Meski formulanya sudah lebih baik, untuk beberapa orang physical sunscreen masih terasa tebal.

Chemical Sunscreen

1613455657-rekomendasi-sunscreen--freepik-veronastudio.jpgSumber: Ilustrasi sunscreen. (Freepik/veronastudio)

Chemical sunscreen, atau yang disebut juga dengan organic sunscreen, adalah tabir surya yang menggunakan bahan aktif untuk menyerap sinar matahari, mengubahnya menjadi panas, dan kemudian melepaskan panas melalui kulit.

Menurut American Academy of Dermatology, tabir surya kimia mengandung satu atau lebih bahan berikut, di antaranya oxybenzone, avobenzone, octisalate, octocrylene, homosalate, atau octinoxate.

Kalau formula physical sunscreen terasa tebal, chemical sunscreen teksturnya justru lebih ringan dan tipis sehingga mudah meresap di kulit. Sunscreen ini ideal untuk penggunaan sehari-hari.

Meski demikian, Dr. King mengatakan bahan aktif di sebagian besar tabir surya kimia bisa mengiritasi jika kulitmu sensitif atau berjerawat. Chemical sunscreen juga telah terbukti memiliki beberapa efek merugikan pada lingkungan.

Dari dua jenis sunscreen tersebut, lalu manakah yang terbaik? Kalau melihat dampaknya pada lingkungan, akan lebih baik menggunakan physical sunscreen.

Namun baik Marino maupun King sepakat yang terbaik adalah tabir surya yang dipakai.
 
Pasalnya selama ini orang kebanyakan hanya memakai sunscreen saat ke pantai, padahal sunscreen harus dipakai setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB.

Maka dari itu keduanya mengimbau agar selalu memakai sunscreen setiap hari.

Itu dia Urbanreaders penjelasan mengenai physical sunscreen dan chemical sunscreen. Semoga informasinya bermanfaat!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait