Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

12 Tahun Menikah, Dhea Ananda Umumkan Kehamilan Anak Pertama

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
12 Tahun Menikah, Dhea Ananda Umumkan Kehamilan Anak Pertama
Image: Pasangan selebriti Dhea Ananda dan Ariel 'Nidji'. (Instagram @dea_ananda)

Jakarta - Kabar bahagia tengah dirasakan oleh pasangan selebriti Dhea Ananda dan Ariel 'Nidji' yang sedang menantikan calon anak pertamanya.

Kebahagiaan itu terasa bagi keduanya setelah menantikan buah hati selama 12 tahun berumah tangga. Penantian tersebut akhirnya tercapai ketika Dhea melakukan program bayi tabung.

Melalui Instagram pribadinya yang diunggah pada 12 Desember 2021, Dhea mengunggah video ketika melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG). 

"Akhirnya aku dan @arielnidji diberi kepercayaan Tuhan untuk menjadi orang tua," tulis Dhea di akun Instagram @dea_ananda, dikutip Urbanasia Senin (13/12/21).

Sayangnya, selama proses kehamilan itu Dhea mengaku mengalami sindrom polikistik ovarium (PCOS) atau gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia produktif. 

"Aku pernah punya beberapa masalah pada organ reproduksi, PCOS, endometriosis, dan hidrosalping. Berkat dokter-dokter obgyn yang sabar dan super ramah @dr.cynthiasusanto.spog dan dokter @m.luky_satria akhirnya aku menjalani minimally invasive surgery di awal," tuturnya.

Tak hanya Dhea Ananda saja, ternyata ada faktor lain yang menyebabkan ia sulit hamil kala itu, faktornya adalah reproduksi pria. Dalam keterangannya, Dhea menyebut jika sang suami pun memiliki asalah hormonal yang menyebabkannya kurang subur.

"Di sini aku mau share kalau masalah kesuburan bukan cuma dari faktor perempuannya aja tetapi juga bisa dari faktor laki-lakinya. @arielnidji pun juga punya permasalahan pada hormonal (sperma kurang) karena pola hidup yang kurang sehat dan juga overweight," ungkap Dhea.

Tak hanya Dhea Ananda yang melakukan sejumlah tindakan medis, Ariel Nidji pun juga berobat ke rumah sakit. 

"@arielnidji menjalani terapi dengan obat-obatan, kemudian dipantau perkembangannya setiap bulan hingga bulan ketiga," lanjut Dhea.

Dhea Ananda sangat bersyukur bahwa ia bisa menjadi bagian dari peserta in vitro fertilisation (IVF) atau bayi tabung. Ia juga meminta pejuang garis biru untuk tetap semangat agar bisa memiliki momongan.

"Untuk para pejuang dua garis di luar sana jangan pernah menyerah dan putus asa. Usia bukan halangan untuk tetap terus #berjuangbersama," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait