beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

6 Tips Hadapi Pembully di Tempat Kerja

Naura Aufani Zalfa,
25 Januari 2022 08.26.31 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
6 Tips Hadapi Pembully di Tempat Kerja
Image: Ilustrasi berbicara dengan orang terdekat (Freepik/Freepik)

Jakarta - Hampir setiap orang menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja. Apakah kamu salah satunya, Urbanreaders?

Tidak semua orang menyukai pekerjaan mereka, tetapi semua berhak untuk merasa tenang dan nyaman di tempat kerjanya. 

Sayangnya, tidak semua orang mendapatkan lingkungan kerja yang mendukung dan mendapat tekanan atau perhatian yang tidak semestinya.

Salah satu kasus yang sering terjadi di lingkungan kerja yang tidak sehat adalah bullying atau perundungan. Mungkin kamu berpikir bahwa bullying hanya terjadi di sekolah. Kenyataannya, intimidasi di tempat kerja lebih sering terjadi daripada yang kamu kira.

Misalnya, saat diabaikan oleh rekan kerja dalam kontribusi proyek, intimidasi oleh rekan kerja, atau tuduhan yang tidak benar dari bos atau manajer.

Banyak orang takut untuk berbicara tentang perlakuan buruk rekan kerja terhadap mereka. Maka dari itu, Urbanasia telah rangkum langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membasmi budaya bullying di lingkungan kerja.

1. Kenali Kebijakan Perusahaan

1638350017-pekerja-kantor.jpgSumber: Ilustrasi karyawan baru. (Freepik/nomadsoul1)

Setiap perusahaan harus memiliki kebijakan tentang berperilaku di tempat kerja, termasuk informasi terkait intimidasi, perundungan, dan semacamnya.

Lihat kebijakannya dan cari semua informasi dengan detail termasuk proses pengaduan kepada supervisor dan langkah-langkah yang dapat mereka lakukan.

2. Coba Cara Informal

1619056074-haram-dilakukan-di-kantor---freepik-diana.grytsku.jpgSumber: Hal yang haram dilakukan di kantor. (Freepik/diana.grytsku)

Jika kamu merasa cukup aman, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah berbicara terlebih dahulu dengan orang yang menindas kamu.

Dalam beberapa kasus, mereka mungkin tidak menyadari kalau perilakunya sangat mengganggu kamu. Jika kamu berbicara dengan mereka, mungkin mereka akan merenungkan bagaimana mereka telah memperlakukan kamu.

3. Beri Tahu Manajemen atau SDM

1639655108-konflik-kantor.jpgSumber: Ilustrasi konflik di kantor. (Freepik/yanalya)

Dalam banyak kasus, beberapa orang merasa kesulitan untuk menghadapi pelaku secara langsung. Sebaliknya, kamu harus membuat pihak yang relevan untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Baik itu manajemen, SDM, atau HR, mereka akan mengambil langkah mewakili kamu untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

4. Simpan dan Dokumentasikan Aksi Pelaku Bully

1633416927-Ilustrasi-Bekerja-(Pixabay-StartupStockPhotos).jpgSumber: Ilustrasi Bekerja (Pixabay/StartupStockPhotos)

Kumpulkan catatan tentang tanggal, waktu, tempat, perincian, dan nama setiap saksi perundungan. Hal itu dapat menjadi bukti berharga untuk mendukung klaim kamu. Simpan pesan atau foto buruk apa pun.

5. Ceritakan Masalah dengan Orang Terdekat

1632989590-surat-lamaran-kerja.jpgSumber: Ilustrasi surat lamaran kerja. (Freepik/Yanalya)

Perundungan adalah hal yang membuat kondisi mental kamu memburuk. Kamu tidak harus mengalaminya sendirian. Cobalah temui seseorang yang kamu percayai untuk diajak bicara. Itu akan membantu meringankan dampak buruknya. 

6. Buat Pengaduan Resmi

1606957975-tipe2-karyawan.jpgSumber: Freepik

Jika kamu merasa masalah kamu tidak dianggap serius oleh seluruh rekan kerjamu dan penindasan belum berhenti, kamu dapat mengajukan pengaduan resmi melalui prosedur kebijakan perusahaan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait