menu
user

Jakarta - Saat lagi dimabuk asmara, biasanya segala cara bakal dilakukan demi menyenangkan hati si dia. Mulai dari menuruti apa maunya, memberinya banyak hadiah, atau tindakan lain yang sering dianggap sebagai bentuk sikap romantis. Tapi, apakah sikap romantis itu selalu baik buat sebuah hubungan?

Meski bisa menyenangkan hati pasangan, ternyata ada beberapa sikap dan kebiasaan dalam hubungan yang justru bisa bikin hubungan kamu dan dia nggak sehat loh, guys. Berikut beberapa ulasannya. Yuk, check it out, guys!

1. Menjadikan Pasangan Segalanya

1609206411-pasangan-segalanya.jpgSumber: Ilustrasi hubungan (Freepik)

Menurut Audrey Hope, seorang pakar hubungan dan terapis, menjadikan pasangan sebagai prioritas utama yang mengalahkan diri sendiri, akan membuat hidup kamu jadi kurang seimbang, guys. Kamu akan merasa diri lemah, tergantung pada pasangan, dan takut ditinggalkan. Hubungan yang sehat, justru datang dari pasangan yang mencintai dirinya sendiri dulu.

2. Berusaha Mengubah Pasangan

1609206200-mengubah-pasangan.jpgSumber: Ilustrasi hubungan (Freepik)

Banyak orang ingin mengubah pasangannya menjadi sosok idola yang didambakannya. Hal ini menjadikan pasangan sebagai ‘project’, yang keberhasilannya ditentukan oleh bisa atau tidaknya pasangan berubah. Menurut Lisa Bahar, seorang penasihat pernikahan, saat kamu mulai menerima pasanganmu apa adanya, kamu tidak akan lagi merasa terbebani atau gagal.

3. Terlalu Berkompromi

1609206468-kompromi.jpgSumber: Ilustrasi hubungan (Freepik)

Kompromi adalah hal yang selalu dilakukan pasangan. Keinginan untuk berkompromi termasuk di dalamnya mengalah demi kebahagiaan pasangan, akan membuat hubungan terus harmonis. Tapi, terlalu berkompromi apalagi untuk hal-hal yang bersifat prinsip, bakal membuat kamu kehilangan jati diri, guys. Meskipun hubungan tetap terjaga, hatimu akan merasa ‘hampa’, karena kamu telah melawan hati kecilmu.

4. Oversharing di Media Sosial

1609206492-oversharing.jpgSumber: Ilustrasi hubungan (Freepik)

Di zaman sekarang ini, semua hal dapat kita temukan di media sosial. Termasuk detail dari hubungan orang lain. Banyak orang tergoda untuk mengunggah apapun yang terjadi dalam hidupnya, termasuk kisah asmara dengan pasangan. Lagi nge-date, di-posting. Lagi marahan, curhat di story. Barusan dapat hadiah, langsung update status. Nah, kebiasaan seperti ini akan membuat hubungan pribadimu dengan pasangan menjadi konsumsi publik, guys. Artinya, kamu ‘mengundang’ orang lain untuk menilai, ikut campur, bahkan mengganggu kehidupan pribadimu.

5. Jual Mahal

1609206513-jual-mahal.jpgSumber: null

Kebiasaan jual mahal nggak hanya berarti proses tarik ulur saat PDKT, loh. Meski udah jadian atau udah menikah sekalipun, kebiasaan jual mahal sering sulit untuk ditinggalkan. Contohnya, ngambek saat lagi kecewa lalu melakukan aksi diam, atau mengancam putus setiap kali ada konflik. Cara seperti ini mungkin bisa berhasil satu atau dua kali. Tapi jika diteruskan, kamu akan terjebak dalam hubungan yang toxic, ketimbang menyelesaikan masalah secara dewasa.

6. Nggak Pernah Bertengkar

1609206529-bertengkar.jpgSumber:Ilustrasi hubungan (Freepik)

Hubungan yang terus adem ayem dan nggak pernah bertengkar, rentan membuat salah satu pihak merasa jenuh dan tidak didengar pendapatnya. Pertengkaran dan perselisihan dengan pasangan, justru adalah tanda bahwa hubungan kamu dan dia sehat. Artinya, masing-masing dari kalian tetap memegang prinsip dan menjalani hubungan dengan logika. Jadikan pertengkaran dan perselisihan sebagai cara untuk lebih mengenal kepribadian masing-masing dan selesaikan konflik dengan win-win solution.  

7. Cemburuan

1609206547-cemburu.jpgSumber: Ilustrasi hubungan (Freepik)

Kata orang, cemburu adalah tanda cinta. Tapi ungkapan itu benar nggak, sih? Menurut penasihat hubungan Cynthia D’Amour, konsep cemburu udah diromantisasi dalam budaya kita, guys. Di dalam benak kita, ditanamkan bahwa jika pasangan kamu cemburu, artinya dia benar-benar mencintai kamu. Padahal, rasa cemburu menunjukkan ketidakpercayaan dan rasa insecure dalam diri seseorang. Selain itu, rasa cemburu sering disalahgunakan sebagai sarana mengendalikan pasangan agar menuruti apa maunya.  

Komentar
paper plane