Beautydoozy

Awas! Ini Tanda Keseimbangan Skin Microbiome Terganggu

Kintan Lestari, Senin, 3 Oktober 2022 17.49 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Awas! Ini Tanda Keseimbangan Skin Microbiome Terganggu
Image: Ilustrasi kulit sensitif. (Freepik/doucefleur)

Jakarta - Kulit yang sehat jadi dambaan banyak perempuan. Sayangnya, paparan sinar UV, polusi, sampai sisa makeup di wajah bikin kulit jadi bermasalah. Adapun kulit jadi bermasalah salah satu akibatnya karena skin microbiome terganggu.

Urbanreaders pasti familiar kan dengan skin microbiome? Yap, istilah satu ini memang tengah hype. Buat yang belum tahu, microbiome itu fungsinya memperkuat skin barrier, menjaga suhu tubuh, dan sebagai pertahanan daya tahan tubuh.

Bila skin microbiome terganggu, maka jumlah mikroorganisme di kulit tidak seimbang. Akibatnya, virus dan bakteri dari luar masuk ke kulit dan menyebabkan masalah kulit seperti jerawat atau eksim atopik. Terus apa yang harus dilakukan supaya skin microbiome tetap seimbang?

Yuk, kita tanya pada dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik di RS Omni Pekayon, dr Andina Bulan Sari Sp.KK.

"Sebenarnya sampai saat ini kita nggak ada patokannya microbiome yang seimbang itu seperti apa. Beda kalau misalnya cek lab kolesterol, itu kita tahu kolesterol tinggi batasnya 200. Jadi kita bisa nilai. Tapi kalau kayak microbiome di kulit kita, setiap orang itu beda-beda komposisinya. Jadi belum ada data dasar microbiome normal itu seperti apa sih," ujar dr Andina saat ditemui di sebuah acara yang berlangsung di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2022).

"Kita tahunya terganggu atau nggak dari kondisi kulit kita aja. Kalau kulit kita lagi nggak breakout, nggak kering, nggak merah, nggak iritasi, ya berarti kondisi kulit kita tenang, aman. Tapi kalau kondisi kulit kita lagi gatal atau kering ya berarti itu ada kondisi yang nggak aman. Mungkin salah satunya bisa ada gangguan di microbiome," sambungnya lagi.

Untuk mengatasi masalah kulit akibat skin microbiome yang terganggu, Andina menyarankan untuk menggunakan produk yang baik untuk microbiome. Produk ini pun bisa digunakan oleh pemilik tipe kulit apa saja, tidak hanya kulit sensitif.

"Siapa aja bisa (memakai). Karena dia kan menjaga keseimbangan microbiome di kulit. Kondisi kulit normal nggak masalah, kondisi kulit sensitif akan lebih baik lagi. Kalau kondisi kulit yang lagi breakout sebenarnya juga nggak masalah, cuma memang tidak menenangkan si acne-nya karena acne kan butuh bahan aktif. Itu aman tapi nggak menyelesaikan masalah acne-nya," tutupnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait