beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Menkes: Jokowi Minta Semua yang Kembali dari Luar Negeri Wajib Karantina

Nivita Saldyni,
8 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menkes: Jokowi Minta Semua yang Kembali dari Luar Negeri Wajib Karantina
Image: Menkes Budi Gunadi Sadikin di podcast Deddy Corbuzier. (Dok. YouTube Deddy Corbuzier)

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar semua yang kembali dari luar negeri wajib menjalani karantina.

Hal itu disampaikan Budi saat hadir sebagai bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier, Selasa (28/12/2021). 

“Kalau mau ke luar negeri, balik ya dikarantina. Keluar negeri boleh, tapi balik karantina 10 hari habis gitu,” kata Budi seperti dikutip pada Selasa (28/12/2021).

"Harus gitu. Apapun jabatannya mesti gitu dong," imbuhnya.

Sebelumnya, Budi juga sempat mengatakan bahwa pemerintah akan memperketat aturan perjalanan serta ketentuan karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.

Hal ini menyusul adanya 46 kasus positif COVID-19 varian Omicron di Indonesia. Apalagi, Budi mengatakan, 98 persen kasus infeksi virus COVID-19 varian Omicron di Indonesia terdeteksi dari pelaku perjalanan dari luar negeri.

Presiden Jokowi Marah saat Dengar Ada yang Langgar Karantina

Untuk itulah, Budi mengaku bahwa Presiden Jokowi sempat marah mendengar ada yang melanggar aturan karantina di tengah merebaknya varian baru itu di berbagai negara di dunia.

Budi juga mengatakan bahwa Presiden sendiri yang meminta ada pengetatan tersebut.

“Presiden udah ngomong, kami dimarah-marahin,” kata Budi.

“Presiden denger juga kan bahwa karantinanya dilanggar. Dia bilang ‘itu beresin’,” sambungnya.

Ia pun menegaskan bahwa Presiden juga meminta siapa saja yang kembali ke Indonesia setelah melakukan perjalanan luar negeri wajib menjalani karantina.

“Harus karantina, bapak Presiden minta. ‘Itu beresin karantina, jangan saya dengar gini gini gini’. Yaudahlah kami. Jenderal tertinggi sudah bilang gitu. ‘Nanti kalau nggak beres-beres, saya perpanjang 14 hari’,” sambungnya.

Budi pun menjelaskan bahwa sebenarnya niat Jokowi baik. Apalagi ia telah melihat sendiri bagaimana kondisi COVID-19 saat ini, di mana varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.

“Dia kan sudah melihat itu sama kan, dampaknya kalau kena itu kan lebih parah," kata Budi.

“Jadi kalau kita nggak mau (terinfeksi varian Omicron), ya pakai masker, taat. Vaksinasi dipercepat. Jangan keluar negeri dulu. Bali indah, Labuan Bajo, banyak lagi. Ada Jogja. Udah kesitu aja jalan-jalannya. Negara kita relatif lebih aman sekarang dibandingkan yang lain,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait