Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Minat Investasi Kripto Masih Tinggi, Aplikasi PINTU Capai 700 Ribu Pengguna

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Minat Investasi Kripto Masih Tinggi, Aplikasi PINTU Capai 700 Ribu Pengguna
Image: Founder & CEO PINTU Jeth Soetoyo dan aktor Joe Taslim di konferensi pers 'Aplikasi Crypto untuk Semua', Kamis (9/12/2021) di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta. (Kintan/Urbanasia)

Jakarta - Minat masyarakat Indonesia terhadap aset kripto masih tinggi nih. Berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan per Juli 2021, pengguna atau investor aset kripto di Indonesia sudah mencapai 7,4 juta orang atau sekitar 2,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Melihat minat masyarakat yang besar untuk investasi di aset kripto, PT Pintu Kemana Saja atau yang dikenal dengan PINTU, hari ini (9/12/2021) memberikan informasi mengenai pertumbuhan sampai fitur terbaru.

Jeth Soetoyo, Founder & CEO PINTU mengungkap bahwa PINTU, sebagai platform jual beli dan investasi aset crypto yang berfokus pada mobile, meningkat jumlah pengguna aplikasinya.

“Berbagai pencapaian positif PINTU selama satu tahun lebih tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan pengguna PINTU. Aplikasi PINTU telah diunduh hingga 2 juta kali dengan pengguna aktif mencapai lebih dari 700 ribu,” ujar Jeth di konferensi pers bertajuk Aplikasi Crypto untuk Semua, Kamis (9/12/2021) di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta.

"Selain itu, menuju akhir tahun posisi aplikasi PINTU di IOS maupun Google Play Store bertahan di posisi nomor satu sebagai aplikasi investasi & trading aset crypto dengan rata-rata rating berada di 4.6," lanjutnya lagi.

Selain pengguna aktif yang bertambah, Jeth juga mengungkap inovasi-inovasi baru PINTU. Usai menghadirkan Pintu Token (PTU) pada November lalu, di bulan Desember Jeth mengungkap PINTU akan meluncurkan Pintu Earn.

"Akhir November lalu kami juga menambahkan Pintu Token (PTU), sebuah token untuk mendukung pengembangan ekosistem aplikasi PINTU dan menawarkan pilihan manfaat investasi. Pada bulan Desember ini, Pintu akan meluncurkan Pintu Earn sebuah inovasi terbaru dari PINTU yang menawarkan imbalan untuk aset crypto tiap jam dan fleksibel, di mana pengguna tidak perlu mengunci aset crypto dalam jangka waktu yang ditentukan," jelas Jeth.

"Tidak berhenti sampai di situ, kami juga meluncurkan kampanye secara masif Aplikasi Crypto untuk Semua dan menggandeng aktor Joe Taslim sebagai Brand Ambassador yang juga merupakan pengguna PINTU. Kami yakin, dengan komitmen nyata kami untuk masyarakat Indonesia terkait layanan aset crypto semakin menarik minat masyarakat untuk memulai berinvestasi,” tambahnya lagi.

Brand ambassador sekaligus pengguna, yakni aktor Joe Taslim, berbagi pengalamannya menggunakan platform trading aset kripto tersebut.

“Investasi crypto menarik minat saya. Sebagai pemula tentunya saya membutuhkan pengetahuan sebelum melakukan investasi, saya coba melakukan riset dan mencari platform investasi yang sesuai untuk saya yang memberikan kemudahan dan keamanan. Pilihan saya langsung jatuh kepada PINTU setelah mengetahui kemudahan yang ditawarkannya," ujar Joe Taslim.

Pemeran Sub-Zero di 'Mortal Kombat' itu juga senang dengan adanya Pintu Academy yang banyak memberi informasi yang mudah dipahami tentang aset kripto pada pemula sepertinya.

"Aplikasi PINTU memberikan banyak informasi edukatif yang mampu mengarahkan saya kepada pemilihan keputusan yang tepat dalam berinvestasi, yaitu melalui Pintu Academy yang menyajikan beragam informasi seputar industri crypto dan teknologi blockchain serta banyak informasi lain yang saya butuhkan. Jadi, PINTU menjadi pilihan yang paling tepat bagi saya berinvestasi pada aset crypto,” jelas aktor 40 tahun itu.

Di tahun depan, Jeth menilai industri cryptocurrency masih akan berkembang. Oleh sebab itu, ia lewat PINTU akan terus menghadirkan inovasi terbaik yang dibutuhkan masyarakat seputar aset crypto.

“Kami menilai, industri cryptocurrency beserta adopsi, pengembangan, dan pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia baru memasuki tahap awal. Kami sangat optimistis jumlah investor aset crypto di Indonesia akan bertumbuh sangat pesat, dan semakin banyak institusi yang mulai memanfaatkan teknologinya. Sama halnya dengan PINTU, kami akan terus menghadirkan inovasi terbaik yang dibutuhkan masyarakat dalam berinvestasi aset crypto, dan bersama dengan PINTU kita wujudkan Indonesia memiliki sistem keterbukaan dalam akses finansial,” tutup Jeth.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait