Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URguide

Psikolog Ungkap Belanja Bisa Jadi Sarana Self Care dan Kebahagiaan

Shelly Lisdya,
16 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Psikolog Ungkap Belanja Bisa Jadi Sarana Self Care dan Kebahagiaan
Image: ilustrasi belanja online. (Pinterest/Thatwowlifestyle)

Jakarta - Berbelanja memang kegiatan yang paling digandrungi oleh anak muda. Bahkan, sebagian dari mereka menyebut kegiatan itu sebagai bentuk self care.

Psikolog klinis di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Sri Juwita Kusumawardhani membenarkan jika kegiatan berbelanja ternyata bisa menjadi sarana self care atau peduli pada diri sendiri yang bisa menimbulkan perasaan bahagia.

Bahkan, Juwita juga menyarankan untuk rutin melakukan self care dan bukan hanya ketika memiliki waktu luang saja, untuk dapat mengurangi rasa stres yang ditimbulkan oleh berbagai tanggung jawab sehari-hari.

"Salah satu cara self-care untuk menimbulkan perasaan bahagia adalah dengan berbelanja," kata dia seperti dikutip Antara, Rabu (6/10/2021). Menurutnya, setidaknya ada tiga cara berbelanja yang dapat dilakukan sebagai bentuk self care yang baik untuk kesehatan mental, salah satunya membeli momen berharga.

Membeli suatu pengalaman dapat memberikan perasaan bahagia yang berbeda dan lebih tahan lama di dalam diri karena dapat diingat-ingat kembali di kemudian hari.

1630724949-ilustrasi-belanja.jpgSumber: Ilustrasi belanja (Pixabay/gonghuimin468)

Terlebih jika momen berharga itu dinikmati dengan orang-orang terkasih, seperti melakukan staycation dengan keluarga atau makan bersama di restoran yang sudah lama ingin dicoba. Momen-momen tersebut akan memberikan kebahagiaan dan dampak positif terhadap kesehatan mental.

Lebih lanjut, dikatakannya, momen kebersamaan juga dapat dimanfaatkan untuk saling bertukar cerita dan berbagi canda tawa, sehingga kamu tidak merasa kesepian dalam melewati berbagai tantangan yang hadir selama situasi pandemi.

Kedua, berbelanja untuk orang lain. Berbagi dengan orang lain terbukti dapat mengaktivasi area otak yang mengatur sistem reward dan menghasilkan rasa tenang dan senang yang baik untuk kesehatan mental.

"Terdapat tiga hal yang perlu dipenuhi agar berbelanja untuk orang lain dapat berdampak positif kepada diri sendiri, yaitu berbelanja untuk orang yang dianggap dekat, memberikan dampak yang berarti, dan merasa bebas untuk menentukan barang yang ingin diberikan," katanya.

Ketiga, berbelanja barang di daftar keinginan atau wishlist. Juwita mengatakan, self care erat kaitannya dengan memberikan penghargaan kepada diri sendiri, atau sering disebut dengan self reward, agar lebih termotivasi dan tetap bersemangat untuk menjalani aktivitas kedepannya.

"Salah satu cara self reward adalah belanja barang-barang yang sudah ada di wishlist, terlebih jika berhasil membeli barang incaran dengan promo yang bisa menambah tingkat kepuasaan," pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait