Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Waspada! 4 Bahaya Self Reward yang Berlebihan

Griska Laras,
23 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Waspada! 4 Bahaya Self Reward yang Berlebihan
Image: ilustrasi self reward/Freepik by Marymarkevich

Jakarta - Memberikan self-reward buat diri sendiri penting banget, guys! Kamu perlu lakukan ini buat menghargai kerja keras dan pencapaianmu!  

Menurut The Academic Support Officer di kampus JMC Sydney, hadiah bisa menjadi insentif yang bagus untuk membuat kita semangat mencapai tujuan.

Self reward bisa membuat mood meningkat, apalagi jika dilakukan setelah mengerjakan tugas yang cukup menguras energi dan pikiran. Memberikan hadiah untuk diri sendiri juga bisa meningkatkan positive reinforcement yang bikin kamu makin produktif.

Tapi seperti kata pepatah, segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, guys. Self reward yang kebablasan justru berbahaya, baik buat dompet maupun kesehatan mental kamu.

1632887279-Self-reward.jpgSumber: Ilustrasi self reward/Freepik

Berikut bahaya yang muncul jika kamu terlalu sering memberikan self reward.

1. Kehilangan Motivasi

Self reward memang bisa membuat kita termotivasi mencapai tujuan. Tapi, jika dilakukan terlalu sering malah akan membuat kamu kehilangan gairah untuk mencapai tujuan besarmu.

Hal ini karena kamu menilai self reward sebagai sesuatu yang tidak spesial. Hilangnya perasaan spesial ini akhirnya membuat kamu bosan dan nggak semangat mencapai tujuanmu.

2. Tujuan Utama Berubah

Kurangnya motivasi bisa membuat tujuan utamamu berubah. Self reward yang berlebihan akan membuat fokus kamu teralihkan. Akhirnya, kamu lengan dengan tujuan yang ingin kamu capai dan nggak mengusahakannya dengan maksimal.  

3. Bikin Dompet Sekarat

Terlalu sering memberikan self reward bikin kamu boros, apalagi jika reward yang kamu berikan untuk diri sendiri bukan sesuatu yang bisa kamu dapat secara cuma-cuma.

Coba deh bayangin kalau kamu bentar-bentar kasih reward untuk setiap pencapaian yang kamu lakukan. Misalnya sukses presentasi saat meeting, langsung jajan kopi fancy. Dapet nilai ujian bagus, langsung hangout bareng teman di cafe yang lagi hits. Berapa tuh budget yang harus kamu siapkan?  

Bukannya bikin kamu semangat mencapai tujuan, kebiasaan ini justru akan jadi gaya hidup konsumtif yang bikin dompetmu sekarat.

4. Jadi Kurang Disiplin

Kedisiplinan terhadap diri sendiri juga akan berkurang jika kamu terlalu sering self reward untuk setiap pencapaian yang kamu lakukan. Imbasnya kamu makin jauh dari tujuanmu, atau bahkan bisa membuat impianmu gagal terwujud.

Terus gimana cara melakukan self reward yang tepat dan apa saja sih yang perlu diperhatikan?

Relevan Dengan Tujuan

Pastikan penghargaan yang diberikan pada dirimu sendiri relevan dan tidak bertolak belakang dengan tujuanmu. Misalnya, kamu memiliki tujuan untuk menghemat lebih banyak uang hasil gaji bulanan.

Kalau begitu, jangan memberi self-reward dengan membeli barang mahal meskipun kamu sangat menginginkannya.Kamu nggak mau kan udah capek kerja terus uangnya menguap sia-sia. 

Batasi Diri

Memberi self-reward bukan artinya tidak boleh membelikan sesuatu untuk diri sendiri. Agar gaji tetap aman, kamu bisa kok tentukan self-reward dengan budget.

Misalnya, kamu membuat pos self-reward dalam anggaran bulanan dengan nominal Rp 100.000, artinya kamu hanya bisa membelanjakan sebesar anggaran yang sudah kamu tentukan.

Cari Self Reward Lain yang Memotivasi

Selain reward berupa hadiah barang yang kamu beli atau jajan yang malah bikin kamu konsumtif, kamu bisa cari alternatif self-reward lainnya!

Misalnya kamu senang dengan olahraga, kamu bisa melakukan olahraga kecil atau setidaknya jalan santai di sekitar komplek rumah selama 30 menit setelah kamu mengerjakan tugas yang cukup berat.

1632887265-ilustrasi-lari.jpgSumber: ilustrasi lari/Freepik by JCOMP

Berikan Hadiah yang Proporsional

Selain anggaran dan bentuk reward, kamu juga perlu mempertimbangkan hadiah yang proporsional. Artinya, uang yang kamu keluarkan untuk membuat diri bahagia jangan sampai melebihi gaji bulanan.

Jadi, self-reward itu penting. Tapi tetap harus tetap dalam porsi dan batasan normal ya, guys!


Artikel ini hasil kolaborasi Urbanasia dan Finansialku.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait