beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Simak, Ini 3 Sebab Kebotakan Paling Banyak Dialami!

Kintan Lestari,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Simak, Ini 3 Sebab Kebotakan Paling Banyak Dialami!
Image: Ilustrasi kebotakan (Freepik/cookie-studio)

Jakarta - Sama seperti wanita, rambut juga merupakan mahkota bagi pria. Rambut bisa menambah rasa percaya diri mereka, atau justru menjatuhkannya.

Rasa percaya diri wanita atau pria bisa jatuh salah satunya karena masalah rambut, seperti penipisan rambut atau kebotakan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami masalah penipisan rambut atau kebotakan.

Apa saja faktor penyebab kebotakan? Yuk, kita simak penjelasan dari ahlinya di bawah ini!

dr Nilam Permatasari selaku Direktur The Clinic Beautylosophy Hair Center sekaligus Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik mengungkap ada tiga faktor penyebab kebotakan rambut yang paling banyak dialami, yaitu faktor genetik, lifetstyle, dan hormonal.

"Ada beberapa faktor yang bikin seseorang mengalami penipisan rambut atau kebotakan. Saking banyaknya faktor kadang-kadang kita susah untuk menghindari. Pertama faktor yang susah dihindari adalah faktor genetik. Ini adalah faktor yang tidak bisa diubah," ujar Nilam dalam konferensi pers Launching Robotic Hair Transplantation yang digelar di The Clinic Beautylosophy Cipete, Senin (6/6/2022).

"Yang kedua adalah lifestyle. Zaman sekarang kita mencari pertolongan ke salon. Otomatis kalau di salon kita pasti menggunakan hair dryer, menggunakan produk-produk rambut seperti hairspray dan lain-lain yang mengandung bahan kimia yang belum tentu cocok di kulit kita. Secara nggak langsung itu akan mempengaruhi pertumbuhan. Yang ketiga, faktor yang tidak bisa dihindari itu adalah hormonal, terutama untuk wanita. Kalau untuk wanita biasanya faktor hormonal sangat mempengaruhi. Paling gampang kita lihat pasien yang setelah melahirkan pasti rambutnya menipis," lanjutnya lagi.

Dr. Danu Mahandaru selaku CEO The Clinic Beautylosophy sekaligus Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik mengungkap penyebab kerontokan sampai kebotakan rambut pada pria. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh hormon testoteron pada pria.

"Kebotakan itu lebih sering terjadi pada laki-laki karena faktor hormon testoteron. Banyaknya treatment tapi gagal karena biasanya terapinya itu berbasis terapi hormon. Kalau terapi berbasis hormon, pada laki-laki biasanya terjadi penurunan kualitas seksual," pungkasnya.

"Treatment tidak bisa digunakan hanya untuk mengobati tetapi kita juga harus memperhatikan kualitas pasien. Contoh pada laki-laki. Ketika terapi hormon pasti kualitas seksualnya menurun. Hal itulah yang kita hindari supaya kita bisa memberikan terapi yang nyaman pada pasien," tambah Danu lagi.

Danu mengatakan agar orang-orang yang sedang mengalami penyembuhan untuk masalah rambutnya perlu bersabar supaya mendapat hasil yang efektif. 

"Terkadang perawatan rambut itu lama, tidak seperti pada kulit. Karena seperti kita ketahui, regenerasi kulit itu berjalan hampir tiap bulan, sedangkan untuk rambut agar panjang butuh sekitar 3-6 bulan sehingga perawatan yang diberikan tidak bisa didapatkan secara cepat. Kita butuh sedikit kesabaran untuk mendapatkan hasil yang efektif," jelasnya.

Menurut Nilam, bila seseorang sudah mengalami kerontokan rambut yang parah. Itu artinya orang tersebut harus datang ke hair expert untuk mengetahui penanganannya.

"Saat itu adalah saat yang tepat datang ke hair expert untuk mengetahui langkah-langkah apa atau pengobatan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengobati hal tersebut," tutup Nilam.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait