menu
user
URnews

Viral Rumah Mewah Dibongkar Pencuri, 5 Orang Diamankan Polisi

Nivita Saldyni,
26 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral Rumah Mewah Dibongkar Pencuri, 5 Orang Diamankan Polisi
Image: Ilustrasi pencurian (Pixabay)

Jakarta - Sebuah rumah mewah di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat baru saja jadi sasaran maling. Tak hanya mengambil sejumlah barang berharga, pelaku mengambil semua furnitur rumah, pintu, lantai marmer, hingga kusen.

Hal ini diketahui dari sebuah video viral yang tersebar di media sosial sejak beberapa waktu lalu, salah satunya di akun Instagram @fakta.indo. Dalam video itu tampak tak ada kejanggalan, karena terlihat seperti sebuah rumah yang sedang dibangun.

Namun ternyata sebaliknya, rumah itu telah dibongkar dan bersih tanpa satu pun furniture yang tersisa. Sebab di akhir video ditunjukkan kondisi rumah mewah itu sebelum dibongkar.

Nah, ternyata kasus ini sudah ditangani oleh polisi guys. Polres Metro Jakarta Barat telah mengecek ke lokasi kejadian pada Jumat (19/3/2021). Sementara pemilik rumah itu baru mengetahui kejadian tersebut pada Sabtu (20/3/2021) dan tak lama kemudian melaporkannya kepada polisi.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan modus pencurian dilakukan lewat orderan bongkaran rumah kosong. Ia pun menyebut modus ini cukup unik karena baru pertama kali terjadi di Jakarta Barat.

 "Ini juga unik, modusnya mendapat order bongkaran rumah kosong (tukang bongkar bangunan)," kata Andy dikutip dari keterangan resminya, Selasa (23/3/2021).

Polisi mengatakan sudah ada lima orang yang diamankan oleh Polsek Kebon Jeruk berikut mobil truk yang mereka gunakan untuk mengangkut material bangunan. 

Mereka adalah S (47), ES (50), W (33), K (50), S (58). Tiga diantaranya bertugas sebagai pembongkar, dua lainnya bertugas sebagai mandor.

Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Manurung menambahkan bahwa saat kejadian rumah memang dalam keadaan kosong, tanpa penghuni. Pelaku baru ketahuan saat kakak pemilik rumah datang.

"Pekerja sedang membongkar material rumah, di antaranya kusen, genteng dan bagian lain," kata Manurung dalam keterangan resminya.

Dari keterangan terduga pelaku pencurian rumah mewah tersebut, mereka disuruh seseorang dan diberi upah Rp 125 ribu per hari. Polisi pun masih terus mendalami kasus ini dan mengincar dalang di balik pembongkaran dan pencurian rumah mewah tersebut.

"Kami sedang lakukan serangkaian penyelidikan perkara tersebut," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait