Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Beasiswa Pelajar SMA/SMK MBR di Surabaya Dipastikan Cair Tahun Depan

Nivita Saldyni,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Beasiswa Pelajar SMA/SMK MBR di Surabaya Dipastikan Cair Tahun Depan
Image: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak di Balai Kota Surabaya, Senin (18/10/2021). (Instagram @ericahyadi)

Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp 47,7 miliar untuk beasiswa pelajar SMA/SMK di tahun depan.

Namun saat ini, Pemkot Surabaya masih merencanakan proses sinkronisasi data pelajar dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan Pemprov Jatim.

Sesuai arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, kata Eri, pihaknya siap memberikan data kepada Pemprov Jatim apabila dibutuhkan. Ia pun yakin visi dan misi yang diambil Pemprov Jatim sejalan dengan Pemkot Surabaya.

“Kalau ini (sinkronisasi) sudah menjadi satu kesatuan rangkaian data, maka kami bisa tahu saat memberikan bantuan itu larinya ke mana saja. Kita bakal tahu,” kata Eri.

Menurutnya, sinkronisasi data ini penting untuk menyelaraskan kebijakan Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim dan juga Pemerintah Pusat. Apalagi menurutnya ketiganya tak bisa berjalan sendiri-sendiri, sehingga kerjasama seperti halnya sinkronisasi data ini diperlukan. 

“Kalau ini (data) sudah terbuka, kami akan lebih mudah memberikan bantuan. Seperti yang dicontohkan Pak Wagub (Emil Elestianto Dardak) soal data siswa SMA/SMK yang tidak mampu. Nah, itu totalnya berapa saja di masing-masing sekolah, datanya nanti masuk ke provinsi. Sehingga ketika pemkot memberikan bantuan, supaya lebih mudah tersalurkan,” jelasnya.

Adapun anggaran yang disiapkan itu, jelas Eri, akan diberikan khusus untuk beasiswa pelajar SMA/SMK dengan sasaran 13.000 pelajar MBR. Beasiswa itu berbentuk seragam dan SPP bagi pelajar dari keluarga MBR.

Sementara itu Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menjelaskan, meskipun sekolah SMA/SMK adalah kewenangan provinsi, namun para siswa itu juga bagian dari warga Kota Surabaya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan keinginannya kepada Wali Kota Surabaya untuk menyinkronkan data, mendukung intervensi siswa SMA/SMK agar lebih lengkap.

“Jadi sinkronisasi data ini agar lebih paripurna dalam membina warga-warga kami. Jangan sampai menghambat keefektifan bekerja di masing-masing wilayah. Sehingga Pak Wali juga bisa ikut mensupport pembinaan kami ke warga Surabaya. Semoga ini menjadi inspirasi juga di awal tahun 2022 nanti,” pungkas Emil.

Sebagai informasi, hal itu dibahas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima audiensi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak di Balai Kota Surabaya, Senin (18/10/2021) lalu.

Selain wacana sinkronisasi data pelajar SMA/SMK Surabaya dari keluarga MBR, keduanya juga membahas soal perkembangan terkini Teknologi Informasi di Kota Surabaya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait