beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Mengenal Alergi dan Sensitivitas pada Kafein Kopi

Priscilla Waworuntu,
31 Agustus 2022 13.42.48 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mengenal Alergi dan Sensitivitas pada Kafein Kopi
Image: Pinterest/Female First

Jakarta - Kopi adalah salah satu minuman yang cukup digemari di berbagai belahan dunia. Kopi sendiri merupakan minuman yang mengandung kafein dan bisa membuat orang yang meminumnya menjadi terjaga lebih lama.

Walau memang kopi memiliki cita rasa pahit yang khas dan banyak dikonsumsi terutama oleh orang yang bekerja, ternyata kopi tidak bisa dinikmati oleh semua orang loh.

Ternyata kopi bisa membuat beberapa orang yang meminumnya menjadi alergi dan sensitif.

Alergi yang dirasakan beberapa orang ini sebenarnya dapat terjadi karena adanya senyawa kafein tinggi yang terdapat dalam kopi.

Kafein adalah zat stimulan alami yang merangsang kerja otak, sistem saraf pusat, jantung, dan otot. Kafein juga berfungsi menghambat pemicu rasa kantuk di otak dan menggantinya dengan memproduksi hormon stres adrenalin, sehingga yang mengonsumsinya pun lebih fokus.

Selain kopi, kafein dapat ditemukan dalam berbagai minuman seperti teh, soda, minuman berenergi dan lainnya.

Nah sementara itu, alergi kopi adalah jenis alergi makanan yang menganggap asupan kafein sebagai senyawa berbahaya. Akibatnya, tubuh memproduksi antibodi (immunoglobulin E) yang memicu setiap sel tubuh melawan balik dan menyebabkan peradangan.

Peradangan yang terjadi di dalam tubuh akibat konsumsi kafein ini menimbulkan beragam gejala, seperti gatal, ruam kulit serta terjadinya pembengkakkan di area tertentu. 

Alergi VS Sensitivitas terhadap Kafein 

Setelah mengetahui bagaimana alergi kopi, ternyata ada juga nih yang disebut sebagai sensitivitas terhadap kafein.

Sensitivitas terhadap kafein biasanya mengacu pada masalah pencernaan. Pasalnya, lambung yang tidak cocok dengan kafein tidak dapat mencernanya dengan baik. Akibatnya, muncul beberapa gejala yang berkaitan dengan sistem pencernaan, seperti:

1. Jantung berdebar
2. Kembung
3. Diare
4. Gugup
5. Sulit tidur
6. Asam lambung naik
7. Gelisah dan sakit kepala.

Sementara itu, alergi kopi yang termasuk dalam alergi makanan disebabkan oleh reaksi imun terhadap makanan atau minuman yang dikonsumsi. Gejala alergi makanan seperti pada kafein dapat memengaruhi kulit, saluran pencernaan, hingga sistem pernapasan, meliputi:

1. Ruam dan benjolan merah di kulit
2. Kulit terasa gatal
3. Pembengkakan di bibir dan lidah
4. Mulut, bibir, dan lidah terasa gatal
5. Kram perut dan diare.

Pengobatan Alergi Kafein 

Untuk pengobatannya sendiri, ketika kamu mengalami alergi kafein, kamu bisa meminum obat anti alergi atau jika memang alergi yang ditimbulkan sangat parah, segera rujuk ke dokter untuk mendapatkan suntikan epinephrine (adrenalin). Suntikan ini tentunya akan bekerja lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan obat alergen yang dimakan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait