beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Pesta Bikini di Depok, Pengamat: Pengaruh Budaya Luar

Putri Rahma,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pesta Bikini di Depok, Pengamat: Pengaruh Budaya Luar
Image: Susana penggerebekan pesta bikini di Depok, Minggu, 5 Juni 2022. (Dok. Istimewa)

Jakarta - Peneliti Sosial Vokasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai bahwa private party berbau pesta bikini yang digelar di kawasan Depok oleh sekelompok anak-anak muda dan dihadiri oleh 200 orang itu dipengaruhi oleh budaya luar.

“Kita perlu sadar bahwa perilaku yang ditunjukkan oleh anak-anak muda tersebut bukan merupakan bagian dari budaya sosial Indonesia,“ kata Devie Rahmawati di Depok, seperti dikutip ANTARA, Kamis (9/6/2022).

Ia menjelaskan tentang studi-studi yang dilakukan sejak 60 tahun lalu yang menunjukkan pengaruh media sangatlah kuat dalam mempromosikan budaya luar, sehingga hal tersebut membuat suatu komunitas atau masyarakat menyaksikan budaya tertentu dan mulai menirunya.

“Menggunakan bikini dan meminum minuman keras itu bukanlah budaya Indonesia. Ini adalah bagian dari budaya luar yang kemudian ditiru oleh anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ini bukan kejadian pertama kali, kasus serupa sering kali ditemukan semenjak meluasnya teknologi media dan internet saat ini.

Menurut Devie, keluarga dan kontrol sosial sangat dibutuhkan oleh para orang tua untuk memberikan arahan hidup yang sesuai dengan aturan dan norma bangsa Indonesia.

“Keluarga perlu berikan pendampingan untuk mengingatkan apa yang baik-baik saja untuk ditiru dan modifikasi agar perilaku jauh dari praktek kearifan budaya sosial Indonesia," tutup Devie.

Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak penyelenggara pesta bikini pada Minggu (5/6/2022) di Depok, Jawa Barat. 

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menyebutkan bahwa tarif untuk pesta bikini tersebut dipatok mulai dari harga Rp 300 ribu hingga sekitar Rp 8 juta per orang.

Panitia penyelenggara juga menyediakan paket VIP yang mendapatkan bonus beberapa botol minuman beralkohol. Tak hanya itu, 10 kotak alat kontrasepsi pun juga ditemukan di salah satu kamar perumahan elit tersebut.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait