Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URguide

Sedang Hamil Tua? Ini 5 Posisi Aman saat Berhubungan Intim

Anisa Kurniasih,
22 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Sedang Hamil Tua? Ini 5 Posisi Aman saat Berhubungan Intim
Image: Ilustrasi Wanita Hamil. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Jakarta - Bolehkah berhubungan intim dalam kondisi hamil mungkin menjadi pertanyaan besar bagi sebagian orang. Kondisi calon bayi yang masih ada dalam kandungan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua mengingat ukuran perut yang makin membesar.

Namun tak dapat dipungkiri, gairah seks juga bisa muncul kapan saja tanpa mengenal waktu. Mengutip Healthline, seks selama kehamilan diperbolehkan guys asal kondisi ibu hamil dan janinnya dalam keadaan sehat, serta memperhatikan betul posisi seks yang tepat dan nyaman.

Tapi perlu diketahui bahwa melakukan seks ketika usia kehamilan di trimester pertama sangat tidak dianjurkan, karena berpotensi mengganggu perkembangan janin.

Sejumlah dokter juga menyarankan waktu yang tepat untuk berhubungan intim yaitu, pada saat usia kandungan 16 minggu atau di trimester kedua.

Nah, untuk ibu hamil yang sudah memasuki usia trimester ketiga, tak perlu khawatir, karena ada banyak posisi seksual lain yang dapat dilakukan seperti dilansir dari berbagai sumber berikut ini!

1. Spooning

1616414810-Ilustrasi-Wanita-Hamil.jpgSumber: Ilustrasi Wanita Hamil. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Melansir Romper, terapis perkawinan dan seks berlisensi, Dr. Kat Van Kirk, menyatakan bahwa posisi spooning adalah posisi seks saat hamil yang terbaik. Posisi ini sangat nyaman dan tidak membutuhkan banyak usaha dari salah satu pihak. Posisi ini juga memungkinkan penetrasi yang tidak terlalu dalam dari Papa sehingga aman bagi rahim dan janin.

Posisi ini seperti menyendok dan paling nyaman dilakukan ibu hamil, terutama saat hamil di trimester ketiga. Pada posisi ini, sang wanita dapat menyamping dan menyerahkan tumpuan perut di kasur. Sementara suami akan meringkuk di sekitarnya. Letakkan beberapa bantal di atas salah satu kaki agar perut tidak terjepit dan lebih memudahkan penetrasi.

2. Women On Top (WOT)

1631938784-seks-anal-pexels-shvets-production.jpgSumber: Ilustrasi hubungan intim (pexels/shvets-production)

Dalam sebuah wawancara, seksolog dan pendidik seks bersertifikat, Dr. Logan Levkoff menganjurkan wanita hamil untuk tidak melakukan posisi misionaris. Ini dikarenakan posisi tersebut memberikan banyak tekanan pada perut yang membahayakan, terutama pada trimester ketiga. Sebaliknya, Levkoff menyarankan posisi woman on top yang memungkinkan wanita mengendalikan kecepatan dan kedalaman penetrasi.

3. Side by Side

1610610573-hubungan-seksual.jpgSumber: Ilustrasi hubungan seksual. (Freepik)

Posisi side by side dilakukan dengan posisi pasangan yang berbaring berdampingan dan saling berhadapan. Setelah itu, istri dapat menggantungkan kaki kiri di atas tubuh suami. Selain aman dilakukan untuk ibu hamil, posisi ini meningkatkan keintiman dengan pasangan karena memungkinkan pasangan saling berhadapan satu sama lain.

4.  On The Chair

1613386789-ibu-hamil.jpgSumber: Ilustrasi wanita hamil. (Freepik/serhii_bobyk)

Kursi bisa dijadikan media yang nyaman dan hubungan intim bisa semakin intens. Biarkan suami duduk di kursi, lalu istri duduk di pangkuan suami. Saat melakukan posisi ini, istri dapat merangkul suami dengan erat. Posisikan kursi agar dekat tembok atau benda lain yang dapat digunakan untuk membantu kamu bangun dan beranjak di pangkuan suami.

Penting diingat bahwa berhubungan intim saat hamil tua harus diawali dengan komunikasi yang baik yang disertai dengan kesadaran untuk saling memahami satu sama lain. 

5. Edge of the Bed

1592469990-Ilustrasi-ibu-hamil.jpgSumber: Ilustrasi ibu hamil. (Pixabay)

Edge of the bed merupakan posisi berhubungan yang dilakukan di tepi tempat tidur. Pada dasarnya posisi ini hampir sama dengan misionaris klasik. Bedanya, suami berlutut di pinggir tempat tidur. 

Posisi ini aman dilakukan saat perut sudah sangat besar. Posisi edge of the bed memberikan kenyamanan penuh dan menghindari tekanan pada perut. Agar suami juga merasa nyaman, berikan bantal untuk tempat bertumpunya kaki.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait